Dinkes Kendari Genjot Vaksinasi MR untuk Dokter Internship

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 19:20 48 radarkendari.id

KENDARI – Dinas Kesehatan Kota Kendari menggelar kegiatan vaksinasi campak rubella (MR) bagi tenaga dokter internship sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan tenaga kesehatan sekaligus menekan potensi penyebaran penyakit menular.

Kegiatan yang dipusatkan di UPTD Puskesmas Benu-Benua ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional Kementerian Kesehatan RI dalam menghadapi meningkatnya kasus campak di Indonesia.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, Hasria, menegaskan bahwa vaksinasi MR bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari profesionalisme tenaga kesehatan.

“Dokter internship merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan pasien, sehingga memiliki risiko paparan penyakit yang tinggi. Vaksinasi ini menjadi bentuk perlindungan diri sekaligus tanggung jawab profesi,” tegasnya.

Sebanyak 126 peserta menjadi sasaran dalam kegiatan ini, terdiri dari 110 dokter umum dan 16 dokter gigi.

Pelaksanaan vaksinasi difokuskan pada satu fasilitas layanan kesehatan guna menjamin efisiensi distribusi vaksin dan efektivitas pelaksanaan. Dosis kedua direncanakan diberikan 28 hari setelah penyuntikan pertama.

Lebih jauh, Hasria juga menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan sebagai agen perubahan di masyarakat. Edukasi yang tepat dari tenaga medis dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap program imunisasi nasional.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan Dinkes Kendari, Ellfi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada perlindungan individu tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai upaya memutus rantai penularan di masa mendatang.

“Langkah kecil seperti vaksinasi hari ini memiliki dampak besar dalam mencegah penularan yang lebih luas. Tenaga kesehatan harus menjadi contoh dan garda edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa rendahnya capaian imunisasi dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu faktor meningkatnya kembali ancaman wabah campak, sehingga intervensi seperti vaksinasi MR menjadi sangat penting.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Dinkes Kendari berharap tercipta lingkungan pelayanan kesehatan yang lebih aman, sekaligus memperkuat ketahanan sistem kesehatan daerah dalam menghadapi potensi wabah di masa depan.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA