TPID Kendari Sidak Pasar Jelang Idul Adha, Pastikan Harga Sembako Tetap Stabil

waktu baca 3 menit
Sabtu, 23 Mei 2026 10:07 331 redaksi

KENDARI – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional hingga swalayan modern, Jumat (22/5/2026).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan pangan tetap aman dan harga tetap terkendali menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Monitoring dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Kendari, Nismawati, bersama jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kendari serta instansi terkait lainnya. Salah satu titik pemantauan yakni Pasar Sentral Kota Kendari.

Dalam sidak tersebut, TPID mengecek langsung kondisi harga di tingkat pedagang sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

Perhatian khusus diberikan pada komoditas minyak goreng yang sempat mengalami keterbatasan pasokan di sejumlah wilayah.

Selain pasar tradisional, tim juga melakukan pengecekan di beberapa swalayan modern. Dari hasil pemantauan, distributor memastikan stok minyak goreng kembali masuk sebelum Idul Adha sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap terpenuhi.

“Pemerintah terus melakukan pengawasan agar distribusi tetap berjalan lancar dan harga kebutuhan pokok masih dalam batas yang terjangkau masyarakat,” ujar Nismawati di sela-sela pemantauan.

Berdasarkan hasil monitoring di Pasar Sentral Kendari, sejumlah komoditas masih relatif stabil meski beberapa bahan mengalami kenaikan tipis. Harga beras medium tercatat sekitar Rp13 ribu per kilogram, sedangkan daging sapi berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram.

Untuk telur ayam ras dijual sekitar Rp60 ribu per rak atau Rp2.600 per butir. Sementara telur ayam kampung berada di kisaran Rp4 ribu per butir dan telur itik mencapai Rp4.500 per butir.

Harga cabai merah terpantau berada di kisaran Rp65 ribu per kilogram, cabai rawit Rp60 ribu per kilogram, sedangkan bawang merah sekitar Rp45 ribu per kilogram dan bawang putih Rp40 ribu per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng yang sebelumnya sempat langka kini mulai tersedia kembali dengan harga sekitar Rp23 ribu hingga Rp25 ribu per liter. TPID memastikan distribusi baru dari distributor akan kembali menormalkan pasokan dalam beberapa hari ke depan.

Komoditas lainnya seperti gula pasir dijual Rp18 ribu per kilogram, tepung terigu Rp12 ribu per kilogram, ikan kembung Rp50 ribu per kilogram, hingga mi instan sekitar Rp4 ribu per bungkus.

Di sektor hortikultura dan hasil laut, harga pisang ambon lokal berada di kisaran Rp15 ribu per kilogram, jeruk Rp8 ribu per kilogram, sedangkan udang dijual sekitar Rp70 ribu per kilogram.

Pemerintah Kota Kendari berharap monitoring rutin tersebut mampu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang Idul Adha.

Pengawasan distribusi juga diperketat untuk mengantisipasi praktik penimbunan maupun lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat.

TPID Kota Kendari memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga mendekati Hari Raya Idul Adha guna memastikan stok bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali di pasaran.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA