Ilustrasi Google Gemini AI KENDARI – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Muslim di berbagai penjuru tanah air mulai sibuk mempersiapkan ibadah kurban.
Lapak-lapak pedagang hewan kurban, mulai dari kambing, domba, hingga sapi, kian menjamur di sudut-sudut kota.
Namun, membeli hewan kurban tidak boleh asal pilih. Selain harus memenuhi syariat Islam, faktor kesehatan hewan juga menjadi hal krusial yang wajib diperhatikan agar ibadah menjadi berkah dan daging yang dibagikan aman dikonsumsi.
Bagi Anda yang berencana membeli hewan kurban dalam waktu dekat, berikut adalah 5 tips cerdas untuk mendapatkan hewan kurban terbaik:
1. Pastikan Hewan Cukup Umur (Kupak)
Syarat utama sahnya hewan kurban menurut syariat Islam adalah usia hewan. Cara paling mudah untuk mengecek umur hewan adalah dengan melihat gigi serinya.
Kambing/Domba: Minimal berumur 1 tahun, ditandai dengan tumbuhnya sepasang gigi tetap (telah tanggal gigi susu atau kupak).
Sapi/Kerbau: Minimal berumur 2 tahun, juga ditandai dengan tanggalnya gigi susu.
2. Amati Fisik Hewan (Harus Sehat dan Tidak Cacat)
Hewan kurban yang baik haruslah dalam kondisi prima. Lakukan pemeriksaan fisik sederhana dengan memperhatikan poin-poin berikut:
Mata: Cerah, jernih, dan tidak belekan.
Hidung: Basah dan bersih (bukan karena flu/ingusan).
Bulu: Bersih, kesat, dan mengkilap (tidak kusam atau rontok parah).
Nafas: Teratur dan tidak terengah-engah.
Gerakan: Lincah, aktif, dan nafsu makannya baik.
PENTING: Pastikan hewan tidak cacat. Hewan kurban tidak boleh pincang, buta, daun telinganya rusak parah, atau ekornya terputus.
3. Cek Sertifikat Kesehatan Hewan (SKKH)
Jangan ragu untuk meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) kepada pedagang.
SKKH adalah bukti resmi dari dinas peternakan setempat yang menyatakan bahwa hewan tersebut telah diperiksa dan bebas dari penyakit menular seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) atau Lumpy Skin Disease (LSD).
4. Pilih Lokasi Pembelian yang Higienis
Kondisi lingkungan tempat penampungan mencerminkan kesehatan hewan di dalamnya. Pilihlah stan atau lapak penjualan yang:
Memiliki atap pelindung agar hewan tidak stres karena kepanasan atau kehujanan.
Menjaga kebersihan kandang dan ketersediaan pakan/air minum yang bersih.
Tidak berada di dekat tempat pembuangan sampah.
5. Sesuaikan Anggaran dan Bobot Hewan
Jangan tergiur dengan harga yang terlampau murah di bawah harga pasar, karena bisa jadi kondisi hewan tersebut kurang baik.
Bandingkan harga dari beberapa pedagang. Jika memungkinkan, mintalah pedagang untuk menimbang hewan tersebut secara langsung agar Anda mendapatkan kepastian bobot daging yang adil.
Dengan menerapkan tips di atas, Anda tidak hanya menyempurnakan ibadah kurban sesuai syariat, tetapi juga ikut menjaga kesehatan masyarakat yang akan mengonsumsi daging kurban tersebut. Selamat mempersiapkan ibadah Idul Adha!
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar