Kementan RI dan Pemkot Kendari Fokus Selamatkan Sawah Warga Pascabanjir di Kawasan Persawahan Amohalo

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Mei 2026 19:26 33 radarkendari.id

KENDARI – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman meninjau langsung kawasan persawahan warga yang terdampak banjir di Kelurahan Amohalo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Siska bersama Mentan melihat langsung kondisi lahan pertanian yang terendam akibat luapan air pascajebolnya tanggul Kali Wanggu.

Sedikitnya sekitar 50 hektare sawah warga mengalami dampak cukup parah dari total 320 hektare area pertanian di wilayah itu.

Kehadiran Siska Karina Imran di tengah petani menjadi bentuk perhatian serius Pemerintah Kota Kendari terhadap nasib masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

Di lokasi, Siska turut berdialog dengan petani terkait kerusakan sawah dan ancaman gagal panen akibat banjir yang terjadi beberapa hari terakhir.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menerima laporan langsung mengenai kerusakan tanggul Kali Wanggu segera meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) mempercepat penanganan tanggul sepanjang kurang lebih dua kilometer yang jebol.

“Yang pertama adalah sumber-sumber air. Ternyata ada tanggul yang jebol. Kami minta BWS menyelesaikan dalam waktu satu minggu. Ini segera dikerjakan,” tegas Amran.

Sebagai langkah cepat pemulihan sektor pertanian, Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan benih padi gratis untuk lahan terdampak banjir di Sulawesi Tenggara seluas 2.000 hektare.

Bantuan itu diharapkan mampu membantu petani kembali menanam setelah sawah mereka terendam.

Tak hanya benih, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa 20 unit hand traktor dan tiga unit combine harvester guna mempercepat proses pemulihan pertanian di wilayah terdampak.

“Panen harus segera dilakukan, jangan dibiarkan rakyat menunggu terlalu lama,” ujar Amran di hadapan warga dan petani.

Selain fokus pada sawah terdampak, pemerintah pusat turut menyalurkan bantuan logistik berupa 30 ton beras dan 1.500 liter minyak goreng bagi masyarakat terdampak banjir di Sulawesi Tenggara.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi petani dan masyarakat Kota Kendari.

Menurutnya, bantuan benih, alat pertanian, hingga percepatan perbaikan tanggul menjadi harapan besar bagi petani untuk segera bangkit dari dampak banjir.

“Pemerintah Kota Kendari akan terus mengawal proses penanganan dan pemulihan agar masyarakat, khususnya petani di kawasan terdampak, bisa segera kembali beraktivitas,” ujar Siska.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA