Sambut 1 Muharram 1448 H, Kemenag Sultra Luncurkan Program ‘Peaceful Muharram’: Dari 10 Ribu Khataman Al-Qur’an hingga Lebaran Yatim

waktu baca 3 menit
Senin, 15 Jun 2026 22:21 150 radarkendari.id

RADAR KENDARI – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 Masehi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tenggara (Kanwil Kemenag Sultra) telah menyiapkan rangkaian program strategis.

Hadir dalam kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” yakni sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum MUI Sultra sekaligus Pembawa Hikmah Tahun Baru Islam, KH. Muslim, Ketua Baznas Sultra, Kepala LPP RRI Kendari, Perwakilan Satgas Densus 88 AT Polda Sultra, Ketua KKD Sultra, Pimpinan Ormas Keagamaan Islam dan Pimpinan Lembaga Amil Zakat se-Kota Kendari, serta jajaran ASN Kankemenag Kota Kendari.

Program bertajuk Peaceful Muharram ini dirancang untuk meningkatkan spirit hijrah sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Kanwil Kemenag Sultra, H. Mansur, S.Pd., M.A, dalam acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H yang mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat”.

Kegiatan religius yang diisi dengan zikir, istighozah, dan tausiyah ini berlangsung khidmat di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Senin (15/6/2026).

Dalam sambutannya, H. Mansur mengimbau seluruh jajaran Kemenag Sultra untuk aktif menggaungkan semangat tahun baru Islam melalui aksi nyata yang membawa kedamaian dan ketenteraman.

“Melalui zikir ini kita melakukan muhasabah diri, mengevaluasi apa yang telah dilakukan, serta melakukan refleksi agar mampu memperbaiki diri dan menghadirkan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mansur.

Menurutnya, esensi hijrah tidak boleh hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik semata, melainkan perubahan sikap, mental, dan perilaku ke arah yang jauh lebih baik.

Untuk mewujudkan spirit tersebut, Kanwil Kemenag Sultra telah menyusun beberapa agenda aksi yang melibatkan seluruh ASN Kemenag dan elemen masyarakat di Bumi Anoa.

Pertama, Gerakan Bersih-Bersih Masjid: Aksi nyata pelibatan ASN Kemenag di seluruh wilayah Sultra untuk membersihkan rumah ibadah, demi menciptakan kenyamanan dan kekhusyukan jamaah dalam beribadah.

Kedua, Gerakan 10.000 Hataman Al-Qur’an: Target khataman Al-Qur’an secara massal dalam satu hari di Sultra. Program ini menjadi bagian dari gerakan nasional 100.000 Hataman Al-Qur’an yang dicanangkan oleh Kemenag RI.

Ketiga, Lebaran Yatim dan Difabel: Agenda sosial yang akan digelar pada momentum 10 Muharram sebagai bentuk perhatian, pembagian rezeki, dan ruang berbagi kebahagiaan bagi anak yatim, piatu, serta kelompok rentan.

Acara ini juga menjadi ajang memperkuat silaturahmi lintas sektoral di Sulawesi Tenggara. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum MUI Sultra sekaligus Pembawa Hikmah Tahun Baru Islam, KH. Muslim, Ketua Baznas Sultra, Kepala LPP RRI Kendari, Perwakilan Satgas Densus 88 AT Polda Sultra, Ketua KKD Sultra, Pimpinan Ormas Keagamaan Islam dan Pimpinan Lembaga Amil Zakat se-Kota Kendari, serta jajaran ASN Kankemenag Kota Kendari.

Di akhir arahannya, H. Mansur mengajak seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Tenggara untuk menjadikan momentum Peaceful Muharram sebagai perekat persaudaraan dan penjaga kerukunan.

“Semoga melalui rangkaian kegiatan Peaceful Muharram ini, kita dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama mewujudkan Sulawesi Tenggara yang damai, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA