Penyerahan secara simbolik Kartu BPJS Petugas Sensus oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Konsel didampingi Kepala BPS Prov. Sultra, Wakil Ketua DPRD Konsel, Kepala BPS Konsel, dan Kasat Reskrim Polres Konsel. RADAR KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe Selatan secara resmi telah mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Selain mengukuhkan komitmen dan membekali ratusan petugas, agenda strategis ini juga memastikan aspek keselamatan kerja para petugas lapangan melalui penyediaan jaminan sosial.
Dalam rangkaian acara penutupan pelatihan yang dihadiri oleh berbagai jajaran pimpinan daerah, dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada perwakilan petugas Sensus Ekonomi 2026.
Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Konawe Selatan dengan didampingi oleh Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Wakil Ketua DPRD Konawe Selatan, Kepala BPS Konawe Selatan, serta Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan nyata jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh petugas.
Dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, para petugas diharapkan dapat menjalankan misi penting pendataan di lapangan secara lebih aman, tenang, dan profesional demi meminimalisasi risiko kerja.
Pencanangan SE2026 ini dirangkaikan dengan pembukaan pelatihan petugas sensus gelombang III yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan, H. Ichsan Porosi, mewakili Bupati Konsel.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan betapa krusialnya data ekonomi yang akurat sebagai kompas arah pembangunan daerah.
“Tanpa data yang lengkap dan mutakhir, kebijakan pembangunan akan kehilangan arah. Data bagi kami adalah kompas dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan daerah. Karena itu, kualitas data Sensus Ekonomi 2026 harus kita jaga bersama,” tegas H. Ichsan Porosi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala BPS Kabupaten Konawe Selatan, Zablin, menyatakan bahwa integritas dan kualitas petugas lapangan adalah ujung tombak keberhasilan agenda nasional ini.
Secara total, terdapat 335 petugas sensus yang dipersiapkan, di mana untuk Gelombang III sendiri diikuti oleh 115 peserta yang terdiri dari 4 instruktur daerah, 17 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML), dan 94 Petugas Pendataan Lapangan (PPL).
Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, yang menutup resmi pelatihan pada Jumat (12/6), turut memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi solid lintas instansi di Konawe Selatan, termasuk keterlibatan aktif BPJS Ketenagakerjaan dan jajaran aparat keamanan.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan sensus ini merupakan tanggung jawab bersama.
Pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Konawe Selatan sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 15 Agustus 2026.
BPS mengimbau kepada seluruh masyarakat dan para pelaku usaha nonpertanian di wilayah Konawe Selatan untuk menyambut baik kedatangan para petugas resmi dan memberikan informasi data yang jujur, lengkap, serta akurat.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar