Aktif Soroti Kasus Publik, Ponsel Pengurus AMAN Sultra Diduga Kena Serangan Siber

waktu baca 2 menit
Selasa, 23 Jun 2026 12:22 47 radarkendari.id

RADAR KENDARI  — Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sulawesi Tenggara menyampaikan adanya dugaan serangan siber yang dialami oleh sejumlah kadernya setelah aktif menyuarakan berbagai persoalan publik dan melakukan kritik terhadap sejumlah kasus yang menjadi perhatian masyarakat.

AMAN Sultra menilai tindakan tersebut sebagai bentuk upaya pembungkaman terhadap kebebasan menyampaikan pendapat dan aktivitas kontrol sosial mahasiswa.

Mereka menyebut, serangan digital yang dialami kabid Advokasi & Pergerakan AMAN Sultra diduga dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ikram Selaku Kabid Advokasi & Pergerakan AMAN Sultra menyampaikan bahwa aktivitas organisasi dalam menyampaikan kritik merupakan bagian dari fungsi mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang memiliki peran dalam mengawal kebijakan pemerintah dan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kami menyayangkan adanya tindakan yang diduga mengarah pada upaya intimidasi melalui ruang digital. Kritik dan penyampaian aspirasi adalah bagian dari demokrasi, bukan sesuatu yang harus dibungkam dengan cara-cara yang tidak sehat,” ujar Kabid Advokasi & Pergerakan AMAN Sultra.

Menurut Ikram, serangan tersebut terjadi setelah pihaknya secara aktif menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari isu penegakan hukum, aktivitas pertambangan, hingga berbagai kebijakan yang dinilai perlu mendapat perhatian publik.

Di tempat berbeda Ketua  AMAN SULTRA juga menegaskan bahwa tidak akan mundur dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

Mereka meminta pihak berwenang untuk mengusut dugaan serangan cyber tersebut apabila ditemukan adanya unsur pelanggaran hukum.

“Kami secara kelembagaan meminta aparat penegak hukum untuk melihat persoalan ini secara serius. Ruang digital harus menjadi tempat demokrasi berkembang, bukan menjadi alat untuk menekan atau mengintimidasi pihak yang menyampaikan kritik,” tegasnya.

Ketua AMAN Sultra juga mengimbau seluruh kader dan anggota agar tetap menjaga sikap serta menggunakan jalur hukum apabila menemukan tindakan yang merugikan.

Mereka menegaskan bahwa perjuangan menyuarakan kepentingan masyarakat akan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan aturan dan prinsip demokrasi.

“Gerakan mahasiswa tidak akan berhenti hanya karena adanya tekanan. Kami akan tetap mengawal setiap persoalan yang menyangkut kepentingan publik,” tutup ketua AMAN Sultra.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA