BAZNAS kini menggandeng penghulu dan penyuluh agama di bawah naungan Kementerian Agama untuk membentuk sebuah forum koordinasi yang solid dan berkelanjutan. RADAR KENDARI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Kendari mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
BAZNAS kini menggandeng penghulu dan penyuluh agama di bawah naungan Kementerian Agama untuk membentuk sebuah forum koordinasi yang solid dan berkelanjutan.
Sinergi ini bertujuan untuk memaksimalkan seluruh tahapan pengelolaan zakat, mulai dari proses penghimpunan (pengumpulan), pendistribusian yang tepat sasaran, hingga muaranya pada peningkatan kesejahteraan umat di Kota Kendari.
Langkah kolaboratif ini dinilai krusial mengingat penghulu dan penyuluh agama merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Adanya forum koordinasi, edukasi mengenai ZIS dapat tersampaikan secara masif dan terstruktur.
Wakil Ketua BAZNAS Kota Kendari, Halim Asy’ari, menegaskan bahwa forum ini dirancang bukan sekadar untuk agenda seremonial, melainkan sebagai wadah jangka panjang yang aktif selama masa kepengurusan berjalan.
“Kami berharap dengan digandengnya penghulu dan penyuluh, akan terbentuk satu forum koordinasi yang baik. Sehingga nanti program ini bisa benar-benar berjalan sepanjang kepengurusan, dalam rangka optimalisasi pengumpulan zakat, pendistribusian, dan memberikan kesejahteraan umat di Kota Kendari,” ujar Halim Asy’ari, Kamis (18/06/2026).
“Semoga ini bisa tercapai, bisa terbentuk forum dan koordinasi yang kuat antara penghulu dan penyuluh,” tambahnya.
Dengan terbentuknya forum koordinasi ini, tata kelola ZIS di Kota Kendari diharapkan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan berdampak nyata bagi penguatan ekonomi umat.
Laporan : Vebrian
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar