Bank Sultra Kucurkan Rp200 Juta Gaspol Pendidikan di Kolaka Utara

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 12:32 41 redaksi

RADAR KENDARI – Ada cara unik yang dipilih PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) untuk memperingati Hari Anti Narkoba Sedunia (HANI) sekaligus Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Lapangan Aspirasi, Senin (29/6/2026).

Bukannya sekadar umbar slogan, Bank Sultra langsung “sat-set” membentengi generasi muda Kolaka Utara dari jeratan narkoba lewat jalur paling ampuh: pendidikan.

Gak tanggung-tanggung, dana Corporate Social Responsibility (CSR) segar senilai Rp200.000.000,- (dua ratus juta rupiah) lewat “Program Kemitraan Maju Bersama” resmi digelontorkan.

Sasarannya? Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (UMKOTA) yang siap jadi agen perubahan.

Penyerahan simbolis ini dilakukan oleh Kepala Bank Sultra Cabang Lasusua, Ibu Ernawati, kepada Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE., di tengah riuhnya acara.

Suntikan dana ini bakal langsung mendarat untuk membebaskan biaya SPP satu semester bagi 80 mahasiswa UMKOTA yang membutuhkan, dengan jatah Rp2.500.000,- per anak.

Rincian “pasukan” penerimanya meliputi: 57 mahasiswa, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), 22 mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani, 1 mahasiswa Prodi Teknik Komputer.

Bantuan ini gak asal bagi-bagi. Bank Sultra memprioritaskan anak guru, tenaga honorer yang nekat kuliah lagi demi tingkatkan kompetensi, serta mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Prinsipnya jelas: semua punya hak yang sama buat jadi sarjana!

“Ini bukti nyata kalau uang dari rakyat, balik lagi manfaatnya ke rakyat. Semakin masyarakat percaya menabung di Bank Sultra, semakin kencang juga putaran roda bantuan untuk pendidikan anak-anak kita,” tegas Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE., dengan wajah sumringah.

Di tempat terpisah, Direktur Utama Bank Sultra, Bapak Andri Permana Diputra Abubakar, ikut angkat bicara soal filosofi di balik aksi ini.

“Investasi terbaik buat daerah itu bukan cuma infrastruktur, tapi otak generasinya. Kami ingin bantuan ini jadi pemantik motivasi mahasiswa UMKOTA buat kejar prestasi. Kalau mereka sibuk di kampus dengan kegiatan positif, otomatis ruang gerak bahaya narkoba jadi tertutup rapat,” ujar Andri mantap.

Dengan taktik integrasi ini, Bank Sultra, Pemkab Kolut, dan dunia akademis UMKOTA resmi membangun benteng pertahanan “Triple-Helix” (Kemitraan Roda Tiga).

Efek dominonya jelas: kualitas sarjana daerah naik, ekonomi regional ikut terdongkrak, dan yang paling penting—generasi muda Kolut tumbuh jadi generasi sehat yang berdaya saing global, bebas dari bayang-bayang narkotika.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA