Wali Kota Kendari, dr.Hj.Siska Karina Imran RADAR KENDARI — Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, meluapkan kekecewaannya terhadap kinerja para lurah di wilayahnya yang dinilai abai dalam menjalankan tugas utama mereka.
Saking kecewanya, Siska melontarkan usulan ekstrem agar anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) diperbolehkan merangkap jabatan sebagai lurah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat memimpin rapat koordinasi kesehatan di Kendari, Selasa (14/07/2026).
Ia menyoroti minimnya laporan perkembangan wilayah dari para lurah yang diterima setiap minggunya. Dari total 65 kelurahan di Kota Kendari, tercatat hanya 13 lurah yang aktif menyetorkan laporan kerja mingguan.
“Masa mau merangkap Babinsa, Bhabinkamtibmas menjadi lurah? Apa kita minta saja sama TNI-Polri? Bilang, kalau bisa merangkap jadi lurah. Karena teman-teman lurah tidak menjalankan tugas utamanya,” tegas Siska dalam arahannya.
Siska menilai bahwa koordinasi di tingkat bawah justru lebih aktif dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Pemerintah kota sering kali baru mengetahui kondisi riil masyarakat di lapangan justru dari laporan aparat TNI dan Polri tersebut, bukan dari lurah setempat yang seharusnya menjadi ujung tombak wilayah.
Menurutnya, lurah adalah kepala wilayah yang memiliki peran layaknya “wali kota kecil” di areanya masing-masing. Mereka wajib mengetahui segala urusan warganya secara mendetail, mulai dari data kesehatan, pelayanan publik, kondisi sosial, keamanan, hingga jumlah warga miskin atau sakit.
“Kepala wilayah, lurah itu kepala di situ. Mau semut, mau kecoak, mau apa, itu tanggung jawabnya! Lurah yang harus mengetahui,” cetus Siska.
Ia juga menambahkan bahwa buruknya koordinasi dari para kepala wilayah ini berdampak langsung pada program-program strategis nasional, seperti penanganan kesehatan masyarakat.
“Gimana program kesehatan kita tidak menunjukkan tren negatif, kalau kepala wilayahnya saja tidak care terhadap masyarakatnya?” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut membeberkan 13 kelurahan yang dinilai masih disiplin dan bertanggung jawab memberikan laporan berkala kepada pemerintah kota, yaitu:
Siska pun meminta komitmen dari seluruh lurah yang tersisa untuk segera membenahi kinerja mereka dan aktif turun ke masyarakat guna mengumpulkan data yang akurat demi kelancaran program pembangunan di Kota Kendari.
Laporan : Agus Setiawan
Tidak ada komentar