Kapolri dan Titiek Soeharto Tinjau Bencana Gempa NTT, Salurkan Ribuan Paket Bantuan

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Agu 2026 00:39 29 redaksi

RADAR KENDARI — Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi dan posko pengungsian di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).

Kunjungan ini bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan maksimal sesuai arahan Presiden.

Berdasarkan data sementara, bencana gempa bumi di NTT telah mengakibatkan 1.245 orang menjadi korban, dengan rincian 67 orang meninggal dunia, 509 orang luka berat, dan 669 orang luka ringan.

Selain itu, sebanyak 27.700 jiwa terpaksa mengungsi di 107 titik yang tersebar di tujuh kabupaten.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, kami mendapatkan tugas untuk membantu seluruh proses penanganan bencana, mulai dari SAR, evakuasi, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga penyaluran bantuan logistik,” ujar Kapolri di lokasi peninjauan.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri dan rombongan menyerahkan bantuan berupa 3.500 paket bansos, 500 mainan anak-anak, 39 kasur, 10 tandon air, serta 36 boks obat-obatan yang diangkut menggunakan enam truk.

Secara keseluruhan, Polri telah mendistribusikan 247,66 ton bantuan logistik ke wilayah terdampak.

Langkah Strategis Penanganan Bencana oleh Polri:

  • Posko Tanggap Bencana: Membentuk 8 posko (1 di Labuan Bajo dan 7 di Polres terdampak) sebagai pusat koordinasi dan pelayanan masyarakat.
  • Penebalan Personel: Mengirimkan 236 personel BKO ke Polda NTT yang memiliki spesialisasi SAR, medis, K9, trauma healing, hingga pengamanan.
  • Dukungan Armada: Menyiagakan KP Bima 7014, 3 helikopter (AW 169 dan Bell-429), serta 3 pesawat (CN, Casa, Beechjet) untuk evakuasi medis dan pemantauan jalur udara.
  • Layanan Kesehatan Khusus: Memfasilitasi rujukan rumah sakit serta penanganan prioritas bagi kelompok rentan, termasuk ibu hamil yang mendekati persalinan.

Kapolri menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban dan memohon maaf jika masih ada wilayah yang sulit dijangkau akibat kendala akses darat. Pihaknya berjanji akan terus mencari jalur alternatif dan melakukan evaluasi harian.

“Polri berkomitmen untuk membersamai masyarakat dan bersinergi dengan TNI, BNPB, serta pemda guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak dan menjamin keselamatan warga,” tegas Kapolri.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA