Apresiasi Wajib Pajak Taat, Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Kendari Gelar Gerakan Pangan Murah

waktu baca 2 menit
Kamis, 3 Sep 2026 16:35 90 redaksi

RADAR KENDARI – PT Jasa Raharja Sulawesi Tenggara bersama Tim Pembina Samsat Kendari menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 2–3 September 2026, bertempat di Kantor Samsat Kendari.

Program ini menjadi salah satu bentuk penghargaan langsung kepada masyarakat yang tertib dalam administrasi kendaraan sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak di wilayah Kendari dan sekitarnya.

Dalam program tersebut, masyarakat yang melakukan pembayaran pajak pada periode kegiatan mendapatkan kesempatan membeli sejumlah bahan kebutuhan pokok dengan harga subsidi.

Adapun komoditas yang disediakan meliputi beras kemasan 5 kilogram seharga Rp58.000 per sak sebanyak 100 sak, minyak goreng 1 liter seharga Rp21.000 per botol sebanyak 100 botol, serta gula pasir 1 kilogram seharga Rp18.500 per kilogram dengan ketersediaan 100 kilogram.

Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara, Nur Akbar, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk inovasi pelayanan yang berorientasi pada masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk apresiasi dan terima kasih kami kepada masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari, yang telah taat menunaikan kewajibannya membayar PKB dan SWDKLLJ,” ujar Nur Akbar.

Ia berharap program yang mengusung konsep reward dengan manfaat sosial tersebut dapat meningkatkan minat dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan serta mendorong masyarakat berkendara secara sah dan aman di jalan raya.

Sementara itu, Kepala UPTB Samsat Kendari, Elly Fitriaty, mengungkapkan kegiatan tersebut mendapat antusiasme dari wajib pajak yang datang ke kantor pelayanan.

Menurutnya, sinergi Tim Pembina Samsat melalui Gerakan Pangan Murah memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Selain memperoleh kepastian legalitas kendaraan, wajib pajak juga dapat membawa pulang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan berada di bawah harga pasar.

“Semoga aksi ini dapat memicu kesadaran masyarakat luas untuk tidak menunda pembayaran pajak kendaraannya,” kata Elly.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Pembina Samsat Kendari menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan terobosan pelayanan yang inovatif dan semakin dekat dengan masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah serta mendukung perlindungan dan keselamatan transportasi.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA