Antrian BBM disalah satu SPBU di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (11/09/2026). Foto : Agus Setiawan RADAR KENDARI – Antrean panjang kendaraan di salah satu SPBU di Kota Kendari mendapat sorotan warga. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dievaluasi oleh pemerintah dan Pertamina.
Pantauan Radar Kendari, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 18.30 WITA, antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM terlihat memanjang.
Warga Kota Kendari, Renol, meminta pemerintah dan Pertamina melakukan evaluasi terhadap pengawasan distribusi BBM.
Ia menilai persoalan antrean panjang menunjukkan masih adanya masalah dalam pelayanan dan distribusi BBM kepada masyarakat.
Renol juga menyoroti layanan barcode. Menurutnya, sistem tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan antrean dan justru dinilai memperpanjang waktu pelayanan di SPBU.
“Pemerintah dan Pertamina gagal melaksanakan pengawasan distribusi BBM untuk masyarakat. Layanan barcode dinilai gagal dan justru memperpanjang antrean,” ujarnya.
Sementara Andri, warga lainnya, mengaku dirugikan karena harus mengantre hingga berjam-jam.
Ia berharap ada solusi konkret agar masyarakat bisa memperoleh BBM dengan pelayanan yang lebih cepat dan tertib.
Kadis Perdagangan Kota Kendari, Syarifuddin, saat dihubungi pewarta Radar Kendari belum merespons.
Pewarta media ini masih berupaya menghubungi pihak Pertamina guna memperoleh klarifikasi mengenai antrean panjang, distribusi BBM, serta penerapan layanan barcode di SPBU.
Laporan : Agus Setiawan
Tidak ada komentar