Dirut Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban KM Virgo Transport 8, Pastikan Santunan Terjamin

waktu baca 2 menit
Senin, 14 Sep 2026 10:36 17 redaksi

RADAR KENDARI — PT Jasa Raharja (Persero) memastikan pemenuhan hak perlindungan dan pelayanan maksimal bagi para korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 rute Surabaya–Banjarmasin yang terjadi pada Minggu (13/9/2026).

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, turun langsung ke lokasi untuk meninjau penanganan korban bersama Direktur Operasional Jasa Raharja Ariyandi dan Direktur Teknik Jasaraharja Putera Suhardiman.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan tim SAR gabungan, rumah sakit, kepolisian, dan instansi terkait untuk mempercepat pendataan serta verifikasi korban.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan setiap korban yang berhasil dievakuasi dapat segera memperoleh pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Proses pendataan dan verifikasi juga terus kami lakukan secara bertahap,” ujar Awaluddin.

Jasa Raharja menyiapkan skema penjaminan dan santunan bagi para korban kecelakaan kapal tersebut:

  • Korban Meninggal Dunia: Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp50 juta yang diserahkan langsung kepada ahli waris yang sah.
  • Korban Luka-Luka: Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan (guarantee letter) biaya perawatan ke rumah sakit rujukan dengan nilai maksimal Rp20 juta per korban. Rumah sakit yang menangani korban antara lain RSUD Ulin, RS TPT, dan RS Sultan Suryansyah.

Selain dari Jasa Raharja, perlindungan korban juga diperkuat oleh anak usahanya, PT Jasaraharja Putera (JRP). Berdasarkan ketentuan polis, JRP memberikan manfaat tambahan:

  • Manfaat meninggal dunia maksimal Rp20 juta.
  • Cacat tetap maksimal Rp20 juta (disesuaikan dengan persentase tingkat kecacatan).
  • Biaya perawatan medis maksimal Rp10 juta berdasarkan kuitansi resmi.
  • Biaya penguburan maksimal Rp2 juta bagi korban yang tidak memiliki ahli waris.

Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandy yang turut memantau proses evakuasi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, menyampaikan rincian data penumpang yang tercatat.

Dari total 243 penumpang kapal, sebanyak 107 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan 6 orang ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, 136 penumpang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Jasa Raharja menegaskan akan terus memantau perkembangan evakuasi di lapangan guna memastikan seluruh hak korban terpenuhi secara cepat dan tepat.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA