Pemkot Kendari Kebut Pembangunan RSUD Antero Hamra

waktu baca 5 menit
Jumat, 3 Nov 2023 19:49 126 radarkendari.id

Kendari – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Antero Hamra terus dikebut. Saat ini progresnya sudah mencapai 99 persen. Rumah Sakit yang dibangun dengan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ditargetkan rampung pada bulan ini.

Pj Wali Kota Kendari meninjau RSUD Antero Hamra.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengungkapkan, secara umum pembangunan rumah sakit berjalan baik. Terbukti dengan progresnya saat ini yang sudah mencapai 99 persen.

Asmawa tak menampik jika beberapa bagian rumah sakit masih membutuhkan penyelesaian seperti beberapa bagian ruangan pasien, halaman parkir, dan lainnya.

“Ada beberapa hal (bagian RSUD Antero Hamra) yang sifatnya minor perlu diperbaiki oleh pihak penyedia. Yang sifatnya minor itu sebenarnya sudah tidak lebih dari satu persen dan itu oleh PPK menyatakan kesiapan dan kesungguhan dalam waktu yang tidak terlalu lama segera dituntaskan,” ungkap Asmawa Tosepu usai meninjau pembangunan RSUD Antero Hamra, Jumat (03/11/2023).

Pada kesempatan tersebut, Asmawa juga mengapresiasi konsep yang diusung RSUD Antero Hamra. Menurutnya, konsep minimalis dan layanan terintegrasi yang dimiliki sangat baik dalam rangka memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Rumah sakit ini mengusung konsep layanan keberlanjutan. Layanannya sinkron misalnya dari ruang dari UGD (Unit Gawat Darurat) langsung ke ruang operasi, atau ke ruang perawatan lainnya. Ini bagus konsepnya,” kata Asmawa.

Kepala Biro Umum Sekretariat Kemendagri ini berharap, kontraktor RSUD Antero Hamra segera mengebut pengerjaan rumah sakit sehingga bisa segera diresmikan pada November ini. “Alkes (Alat Kesehatan)-nya sudah siap, jika sudah rampung bisa diresmikan dan bisa segera dioperasionalkan untuk melayani masyarakat Kota Kendari dan masyarakat Sulawesi Tenggara pada umumnya,” kata Asmawa.

Sekedar informasi, RSUD Antero Hamra dibangun menggunakan PEN sebesar Rp 88 miliar. RSUD berlokasi di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Puuwatu. Rumah sakit tersebut dibangun 2 lantai, luas gedung mencapai 6.900 m² dengan fasilitas 67 pasien rawat inap serta dilengkapi peralatan medis modern.

Di areal rumah sakit terdapat jalan sebagai akses, area pakir, dan ruang terbuka hijau (RTH). Seluruh fasilitas dihadirkan untuk menunjang kenyamanan masyarakat yang datang berobat misalnya Ruang Rawat Jalan, Ruang Unit Gawat Darurat, Ruang Rawat Inap, Ruang Perawatan ICU, Ruang Kebidanan dan Penyakit Kandungan dan Ruang Poli.

Selanjutnya, ada ruang tindakan bedah, Operasi, Farmasi, Radiologi, Sterilisasi, Laboratorium Klinik, Ruang Rehabilitasi Medik, Ruang Kantor dan Administrasi, Ruang jenazah, Ruang Dapur dan Gizi, Laundry, dan Ruang Mekanik.

Komitmen Tingkatkan Layanan Publik, Fokus Pada Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu berjanji akan terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Upaya itu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan warga metro terhadap pemerintah.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu.

Menurut Asmawa, sudah menjadi tugas pemerintah menghadirkan layanan terbaik bagi warganya. Untuk itu, selama dua tahun mendatang dirinya berkomitmen meningkatkan layanan terutama terkait kesehatan dan pendidikan. “Insyah Allah jika ada masukan masyarakat kami akan tindak lanjuti,” ungkapnya.

Lanjut dia, dari sisi peningkatan layanan kesehatan masyarakat, pihaknya tengah menggenjot pembangunan berbagai fasilitas kesehatan seperti RSUD Antero Hamra, Puskesmas Kandai, dan Poliklinik RSUD Kota Kendari. Pemkot Kendari juga mengupayakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terutama bagi warga prasejahtera.

Sementara di sektor pendidikan, pihaknya menggratiskan semua layanan belajar mengajar di seluruh satuan tingkat pendidikan termasuk mengupayakan pemberian beasiswa gratis kepada seluruh peserta didik yang kurang mampu.

Dalam kesempatan tersebut, Asmawa meminta masyarakat mendukung penuh seluruh program yang sementara dijalankan pemerintah sehingga implementasinya berjalan dengan lancar dan hasilnya kembali dirasakan masyarakat.

“Kami hanya melaksanakan tugas yang diberikan untuk memimpin penyelenggaraan di Pemerintahan Kota Kendari. Oleh karena itu kami mohon bantuannya dukungannya terutama doanya untuk membangun kota ini,” tuturnya.

Puskesmas Kandai Rampung

Proyek Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Kota Kendari berjalan lancar. Bahkan sebagian proyek telah rampung seperti diantaranya Pembangunan Puskesmas Kandai.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu meninjau Puskesmas Kandai.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengungkapkan, secara umum proyek PEN diotoritanya berjalan baik dan lancar. Itu dibuktikan dengan rampungnya beberapa proyek seperti Puskesmas Kandai.

“Puskesmas sudah dimanfaatkan, RSUD Tipe D (Antero Hamra) saya sudah pernah tinjau, itu sudah finishing. (dibangun) harus teliti, jangan sampai cuma asal asalan, itu yang saya ingatkan pihak pengawas (kontraktor),” ungkapnya.

Asmawa tak menampik jika satu dari dua proyek PEN di Kendari yakni jalur Inner Ringroad harus dihentikan karena beberapa kendala teknis. Kendati demikian, ia memastikan proyek tidak mangkrak dan akan terus berjalan.

“(Proyek PEN) Masih berjalan. Tidak ada yang mangkrak. Kalau pun (Inner Ring Road) terhenti disana karena memang mekanismenya harus dihentikan tapi akan dilanjutkan dengan komitmen kedua,” ungkap Asmawa Tosepu.

Sekedar informasi, Puskesmas Kandai telah rampung sejak April 2023. Bahkan pengoperasiannya sudah diresmikan oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw pada Mei 2023.

Puskesmas Kandai dibangun menggunakan dana PEN senilai Rp 14 miliar. Puskesmas Kandai berada di Kecamatan Kendari dibangun dua lantai diatas lahan 1.242 m² dengan bangunannya yang terdiri dari ruangan rawat jalan, rawat inap, ruang gawat darurat, kebidanan dan penyakit kandungan, poli, farmasi, sterilisasi, laboratorium klinik, kantor administrasi, yang dilengkapi dengan dapur.

Pasca diresmikan, puskesmas bakal dioperasikan untuk mengobati maupun merawat pasien yang ada diwilayah sekitar. Bukan hanya itu, Puskesmas Kandai juga bisa melayani pasien yang berasal dari luar Kota Kendari misalnya dari Kabupaten Konawe dan Konawe Kepulauan (Konkep).

(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA