Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu. Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dinilai berhasil dalam mengelola air minum dan sanitasi daerah. Atas dasar itulah, Kota Lulo masuk dalam nominasi calon penerima penghargaan AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2023.
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu menyambut baik masuknya Kendari sebagai nominator dalam Penghargaan AMPL Award 2023. Ia meminta jajaran agar bekerja maksimal dalam mengelola air minum dan sanitasi bukan karena untuk mendapatkan penghargaan melainkan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.
“Air bersih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Pemerintah Kota Kendari akan senantiasa mengupayakan masyarakat mendapatkan layanan terbaik, air yang bersih untuk kehidupan yang lebih baik,” kata Asmawa Tosepu, kemarin.

Kepala Bappeda Kota Kendari, Cornelius Padang.
Terpisah, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, Cornelius Padang optimis Kota Lulo bisa mengulang prestasi meraih penghargaan AMPL Award seperti yang diraih pada tahun lalu (2022).
Pasalnya, Pemkot Kendari dibawah kepemimpinan Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu terus mengupayakan perbaikan layanan air bersih dan sanitasi termasuk penyehatan lingkungan didaerah.
Cornelius mencontohkan, beberapa upaya pemerintah dalam perbaikan layanan air bersih dan sanitasi misalnya pada sistem pengelolaan air limbah, Pemkot Kendari sudah menjalankan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) yang menyasar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat Kota Kendari.
Selain itu, Pemkot Kendari juga mengupayakan layanan air bersih terbaik kepada masyarakat dengan terus memperbaiki layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar maksimal dalam melayani masyarakat.
“Layanan PDAM juga ditopang oleh SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Non PDAM atau layanan air bersih yang dikelolah secara swadaya oleh masyarakat dan saat ini berjalan dengan baik,” kata Cornelius Padang.
Mantan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan ini menambahkan, penghargaan AMPL Award 2023 sesungguhnya bukan menjadi target utama pemerintah. Yang paling utama yakni bagaimana menghadirkan layanan air dan sanitasi yang bersih dan sehat untuk masyarakat.
“Sesuai arahan Pak Pj Wali Kota Kendari AMPL bukan bertujuan untuk memperoleh penghargaan tapi tujuan dasarnya adalah layanan dasar yang terkait dengan air minum, sanitasi dan itu sudah menjadi tugas pemerintah untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tim Penilai AMPL dari Pemprov Sultra melaksanakan penilaian di Kendari.
Kendari Masuk Nominasi AMPL Awards 2023
Ajang AMPL (Air Minum dan Penyehatan Lingkungan) Awards 2023 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan digelar dalam waktu dekat ini. Saat ini tim penilai AMPL tengah merampungkan hasil penilaian.
Kota Kendari menjadi salah satu daerah di Kota Kendari yang masuk dalam Nominasi AMPL Awards 2023. Setelah dinilai oleh tim, Pemkot Kendari optimis bisa meraih prestasi dalam ajang tahunan itu.
Kepala Bappeda Kota Kendari Cornelius Padang menyampaikan menyambut baik kedatangan Tim dari Provinsi untuk menilai kelayakan Kota Kendari.
“Pemerintah Kota Kendari selalu memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat khususnya air minum dan sanitasi tersedia dan aman,” ungkap Cornelius Padang.
Ia menambahkan, penghargaan bukanlah menjadi tujuan utama pemkot, akan tetapi orientasi utama dalam AMPL ini untuk memastikan masyarakat memperoleh hak dasar salah satunya terpenuhinya air bersih dan sanitasi.
“Namun dengan upaya maksimal dan kerja-kerja yang baik kemudian kita memperoleh penghargaan nantinya tentu ini merupakan kebanggan tersendiri. Insya Allah Pemkot Kendari optimis meraih AMPL Award 2023,” kata Cornelius Padang.
Sekedar informasi, dalam kunjungan lapangan ini, Tim Penilai mengunjungi beberapa titik pantau diantaranya pada sampel pendidikan di TK Arsun Indah Kaya, SDIT Al Kalam, dan SMP Negeri 5 Kendari.
Selanjutnya, tim penilai juga menyambangi SPAM Kampung Salo, Bank Sampah Kodya, Rumah Kelor, Rumah Maggot, Kampung Energy Mandiri, dan BTN Kendari Permai.

Pj Wali Kota Kendari yang diwakili Kepala Bappeda Cornelius Padang (kanan) menerima penghargaan AMPL Award 2022 dari Pemprov Sultra
Kendari Terbaik Kelola Air Minum dan Sanitasi
Prestasi ditorehkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Kali ini dari sisi tata kelola air minum dan sanitasi. Pemkot dinilai berhasil dalam pengelolaannya. Atas capaian itu, pemkot diganjar penghargaan AMPL (Air Minum dan Penyehatan lingkungan) dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penghargaan AMPL diserahkan Mantan Gubernur Ali Mazi kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari yang diwakili Kepala Bappeda Cornelius Padang dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Sultra di Baubau, pada Maret 2023.
Ali Mazi mengatakan, penghargaan AMPL diberikan kepada kabupaten dan kota yang telah berkinerja baik dalam pembangunan air minum dan sanitasi didaerah.
“Berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik), capaian akses air minum dan sanitasi layak Provinsi Sulawesi
Tenggara Tahun 2022 berada di atas rata-rata capaian Nasional. Semua didukung oleh kerja keras teman-teman didaerah,” ungkap Ali Mazi.
Politisi Partai NasDem ini berpesan, penghargaan AMPL Award mampu melecut semangat daerah agar semakin meningkatkan pelayanan air bersih dan sanitasi sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih.
“Kalau ini ditingkatkan, Insya Allah akan membantu Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam mendukung percepatan pencapaian target Nasional 100 persen akses air minum layak dan 90 persen akses sanitasi layak di Tahun 2024,” kata Ali Mazi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kota Kendari, Cornelius Padang menyambut baik penghargaan AMPL. Menurutnya sukses meraih penghargaan AMPL tak lepas dari komitmen dan Inisiatif yang tinggi dari pemkot dalam mendukung peningkatan capaian akses air minum dan sanitasi serta lingkungan yang Sehat.
“Semua berkat dukungan dan support Bapak Wali Kota dan rekan-rekan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait serta kelompok masyarakat pemerhati lingkungan yang tergabung dalam POKJA (Kelompok Kerja) Sanitasi dan POKJA PKP (Perumahan dan Kawasan Pemukiman),” ungkap Cornelius Padang.
Mantan Kepala Dinas Perumahan Kota Kendari ini menambahkan, sukses pihaknya meraih penghargaan AMPL juga tak lepas dari sukses mencapai kriteria penilaian seperti memenuhi besarnya gap akses air minum dan sanitasi layak yang berhasil ditutup dalam dua tahun terakhir.
Selanjutnya, peren pemerintah yang mengalokasi APBD dalam investasi dan pemeliharaan infrastruktur air minum dan sanitasi, serta adanya inovasi dalam pengelolaan kelembagaan dan regulasi pembangunan air minum dan
sanitasi yang berkelanjutan.
“Ini adalah prestasi kita bersama, tentu harus dipertahankan sehingga bisa mewujudkan pencapaian target Nasional 100 persen akses air minum layak dan 90 persen akses sanitasi layak di Tahun 2024. Semua pihak harus bergerak untuk mensukseskan misi tersebut,” pungkas Cornelius Padang.
Sekedar informasi, tiga daerah terbaik penerima penghargaan AMPL tahun 2022 yakni terbaik pertama Kota Kendari, kedua Kabupaten Kolaka, dan terbaik ketiga diraih Kabupaten Wakatobi.
(ADV)
Tidak ada komentar