Air Lindi TPA Puuwatu Terkendali, DLHK Kendari Pastikan Sesuai Standar Lingkungan

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Apr 2026 21:36 101 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas lingkungan melalui pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Puuwatu yang semakin optimal.

Salah satu fokus utama adalah pengawasan air lindi, yang dipastikan tetap terkendali dan memenuhi standar baku mutu lingkungan.

Kepala DLHK Kota Kendari, Hj. Erlis Sadya Kencana, mengungkapkan bahwa pemantauan kualitas air lindi dilakukan secara berkala melalui uji laboratorium.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan tidak terjadi pencemaran terhadap tanah maupun sumber air di sekitar kawasan TPA.

“Kami secara rutin melakukan pengujian air lindi. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitasnya masih berada di bawah ambang batas baku mutu lingkungan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Selain pengawasan rutin, DLHK juga telah menerapkan berbagai metode pengolahan (treatment) pada kolam lindi guna menekan potensi dampak negatif terhadap lingkungan.

Air lindi, yang merupakan cairan hasil dekomposisi sampah bercampur air hujan, diketahui berpotensi mengandung zat berbahaya seperti senyawa organik, logam berat, hingga mikroorganisme jika tidak dikelola dengan baik.

Untuk itu, pengolahan dilakukan secara bertahap melalui sistem kolam pengendapan, proses biologis, serta pengendalian kualitas sebelum air dilepas ke lingkungan.

Upaya ini menjadi bagian dari transformasi pengelolaan TPA Puuwatu menuju sistem sanitary landfill, yaitu metode pengelolaan sampah modern yang menitikberatkan pada pengendalian dampak lingkungan secara menyeluruh.

Tak hanya itu, DLHK juga terus melakukan pembenahan operasional TPA, mulai dari penataan zona pembuangan, pengendalian bau, pengelolaan gas metana, hingga pengolahan air lindi yang terintegrasi.

Menurut Erlis, pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berfokus pada penanganan volume, tetapi juga memastikan seluruh dampak lingkungan dapat dikendalikan secara maksimal.

“Pengelolaan sampah bukan sekadar menumpuk, tetapi bagaimana dampaknya bisa diminimalisir dan tidak membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Seiring meningkatnya volume sampah di Kota Kendari setiap tahun, DLHK memastikan pengawasan dan peningkatan teknologi pengolahan akan terus dilakukan.

Evaluasi sistem pengelolaan pun menjadi agenda berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Pemerintah Kota Kendari berharap, pengelolaan TPA Puuwatu yang semakin baik dapat mendukung terwujudnya kota ramah lingkungan sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam program nasional pengelolaan sampah modern.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA