Badan Ringan Instan! Warga Lainea Puji Layanan Kesehatan Gratis Poltekkes Kendari

waktu baca 3 menit
Rabu, 11 Feb 2026 21:29 330 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Ratusan warga di Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, memadati Balai Kecamatan pada Selasa, 10 Februari 2026.

Mereka sangat antusias mengikuti puncak kegiatan Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Desa 2026 yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Kendari.

Kegiatan bertajuk Program SEMANGAT (Skrining Penyakit Tidak Menular – Edukasi Kesehatan – Masyarakat Hidup Sehat – Asupan Protein – Normalisasi Imunisasi – Gerakan Anti Stunting – Aktivitas Fisik – Terapi Komplementer) ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pesisir, mulai dari terapi komplementer bekam, sunat massal, hingga pemeriksaan kesehatan umum atau Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Layanan Unggulan: Dari Bekam Hingga Sunat Massal

Tiga layanan utama menjadi primadona dalam acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 17.00 WITA ini:

Terapi Komplementer Bekam

Terapi Bekam Komplementer: Dipimpin oleh Indriono Hadi, S.Kep., Ns., M.Kes., layanan ini melampaui target dengan melayani 60 peserta dari target awal 50 orang.

Sunat Massal Gratis: Di bawah pimpinan Muhaimin Saranani, S.Kep., Ns., M.Sc., sebanyak 95 anak berhasil disunat dari target 100 peserta. Layanan ini sangat membantu keluarga nelayan dan masyarakat pesisir.

Kegiatan sunat massal

Cek Kesehatan Gratis (CKG): Dr. Kartini memimpin tim untuk melakukan pemeriksaan kolesterol, gula darah, tekanan darah, hingga indeks massa tubuh bagi 50 peserta. Kegiatan CKG merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya sudah dilaksanakan di berbagai desa yang menjadi lokasi PKLT.

Testimoni Warga: “Badan Terasa Enak, Beban Hilang”

Manfaat fisik dari terapi bekam langsung dirasakan oleh warga yang hadir, dengan testimoni positif yang bermunculan:

“Badan saya terasa lebih ringan dan enak, seperti beban di tubuh hilang,” ujar seorang nelayan berusia 48 tahun.

Seorang petani perempuan berusia 45 tahun juga merasakan keluhan sakit punggung dan pinggangnya berkurang signifikan.

Di sisi lain, kehadiran layanan ini dinilai sangat membantu ekonomi keluarga, khususnya masyarakat pesisir dan nelayan.

“Luar biasa Poltekkes Kendari. Pelayanan cepat, petugas ramah, dan sangat membantu keluarga kami,” ujar Ibu S, salah satu orang tua peserta.

Sekretaris Camat Lainea, Ashari, S.Si., turut memberikan apresiasi karena jarang ada program PKL yang memberi manfaat langsung seperti pemeriksaan kesehatan, bekam, dan sunat gratis.

Sinergi 461 Mahasiswa di 10 Desa

Keberhasilan ini merupakan bagian dari Program SEMANGAT yang melibatkan 461 mahasiswa dari jurusan Keperawatan, Gizi, Teknologi Laboratorium Medis (TLM), dan Kebidanan, serta dibimbing oleh 58 dosen dari berbagai disiplin ilmu Kesehatan dengan pendekatan Interprofessional Education and Collaboration (IPEC).

Antusiasme masyarakat Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan dalam rangkaian kegiatan PKL Terpadu Poltekkes Kemenkes Kendari.

Ketua PKLT mahasiswa, Boris Trisnayadi, memiliki peran penting dalam mengoordinasikan para koordinator desa serta seluruh kegiatan tingkat mahasiswa di sepuluh desa tersebut. Kelancaran acara ini tidak lepas dari kolaborasi yang solid antar pihak.

“Tanpa keterlibatan semua pihak, kegiatan ini tidak akan terlaksana,” tegas Ketua PKLT Desa, Dr. Lilin Rosyanti.

Peserta sunat massal

Dukungan penuh juga datang dari Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Teguh Fathurrahman, SKM., MPPM., serta koordinasi erat dengan Camat Lainea, Andi Mangendre, Dinas Kesehatan Konawe Selatan, dan Puskesmas setempat.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA