Bawa Nama Merah Putih, Personel Polri Antar Tim Soft Tennis Indonesia Raih Perunggu

waktu baca 4 menit
Minggu, 20 Sep 2026 23:08 16 redaksi

JAKARTA – Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada personel Polri yang turut memperkuat Tim Soft Tennis Indonesia hingga berhasil meraih medali perunggu pada Asian Games ke-20 di Nagoya, Jepang.

Medali tersebut diraih Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia setelah melewati persaingan sejak fase grup hingga semifinal yang berlangsung di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Minggu (20/9/2026).

Capaian itu menjadi medali ketiga bagi Kontingen Indonesia pada Asian Games Nagoya 2026.

“Selamat atas raihan medali yang sangat berharga ini. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan juga kebanggaan bagi Polri. Para personel Polri yang memperkuat tim telah menunjukkan semangat juang, disiplin, dan dedikasi dalam membawa nama Merah Putih di panggung Asia,” ujar Dedi dari Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan kontribusi personel Polri bagi bangsa tidak hanya melalui tugas kepolisian, tetapi juga lewat prestasi di bidang olahraga.

Ketua Umum PP PESTI Irjen Pol Dr Awal Chairuddin turut mendampingi langsung kontingen Soft Tennis Indonesia selama berlaga di Nagoya.

Indonesia tergabung di Grup B bersama Nepal dan Korea Selatan. Pada pertandingan perdana, Jumat (18/9), Tim Beregu Putra Indonesia tampil solid dengan mengalahkan Nepal 3-0.

Ganda putra Tio Hutauruk/Fernando Sanger membuka kemenangan Indonesia setelah menundukkan pasangan Nepal dengan skor 5-0. Poin berikutnya disumbangkan Bagus Pradewa yang menang 4-0 pada nomor tunggal putra.

Pada laga kedua, Indonesia menghadapi Korea Selatan. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia kalah tipis 1-2. Satu kemenangan Indonesia disumbangkan pasangan Tio Hutauruk/Fernando Sanger dengan skor 3-2.

Hasil itu mengantarkan Indonesia melaju ke perempat final sebagai runner-up Grup B.

Di babak perempat final, Indonesia kembali tampil meyakinkan dengan menyingkirkan India 2-0. Tio Hutauruk/Fernando Sanger menyumbangkan kemenangan setelah mengalahkan pasangan India 5-2, sebelum kemenangan Indonesia dikunci Bagus Angga Boedy Pradewa pada nomor tunggal putra.

Perjuangan Indonesia berlanjut ke semifinal, Minggu (20/9). Menghadapi tuan rumah Jepang, Indonesia harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2.

Hasil tersebut memastikan Tim Beregu Putra Soft Tennis Indonesia membawa pulang medali perunggu.

“Perjalanan tim sangat luar biasa. Saya mendampingi langsung perjuangan para atlet dari awal pertandingan hingga semifinal. Mereka menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kekompakan yang luar biasa,” ujar Irjen Pol Awal.

“Medali ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, official, serta dukungan berbagai pihak,” lanjutnya.

Awal juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Polri melalui Komite Olahraga Polri (KOP) yang turut mendukung kontingen Soft Tennis Indonesia dalam persiapan hingga bertanding di Asian Games Nagoya 2026.

“Terima kasih atas dukungan penuh Polri melalui Komite Olahraga Polri. Dukungan ini menjadi kekuatan dan motivasi bagi para atlet dalam menjalani persiapan hingga bertanding di Asian Games,” katanya.

Menurutnya, raihan medali tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, kekompakan, dan semangat juang seluruh atlet serta tim pelatih.

Komite Olahraga Polri menjadi bagian dari upaya Polri dalam membina dan mengembangkan potensi personel di bidang olahraga, termasuk memberikan dukungan kepada personel berprestasi yang memperkuat kontingen Indonesia dalam kompetisi nasional maupun internasional.

Wakapolri turut mengapresiasi kontribusi personel Polri yang menjadi bagian dari perjuangan Tim Soft Tennis Indonesia di Nagoya.

“Ketika personel Polri tampil membawa nama Indonesia, mereka juga membawa semangat pengabdian dan kebanggaan institusi. Polri akan terus memberikan dukungan kepada personel yang berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa melalui olahraga,” tegas Dedi.

Raihan medali perunggu dari nomor beregu belum mengakhiri perjuangan Tim Soft Tennis Indonesia di Asian Games Nagoya 2026.

Para atlet selanjutnya akan bertanding pada nomor tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran.

Wakapolri meminta para atlet menjadikan capaian di nomor beregu sebagai modal kepercayaan diri menghadapi pertandingan selanjutnya.

“Perjuangan belum selesai. Jadikan pencapaian beregu ini sebagai modal kepercayaan diri yang besar. Fokus, berjuang tanpa lelah, dan dulang terus emas sebanyak-banyaknya di nomor perorangan di Nagoya tahun ini demi kehormatan bendera Merah Putih,” kata Dedi.

Kontingen Soft Tennis Indonesia diperkuat lima atlet putra, yakni Tio Juliando Hutauruk, Fernando Sanger, Bagus Angga Boedy Pradewa, Muhammad Reza Falevi, dan Rizky Zammy Febrian Laluyan.

Sementara sektor putri diperkuat Siti Nur Arasy dan Allif Nafiiah. Dengan raihan medali perunggu dari nomor beregu putra, Tim Soft Tennis Indonesia kini menatap nomor perorangan untuk kembali berjuang mengharumkan nama Indonesia di Asian Games Nagoya 2026.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA