Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum Perpusnas RI, Dedi Junaedi sempatkan foto bersama perserta usai bimtek pengembangan pengelolaan perpustakaan yang digelar di Claro 18 – 22 April 2022 Kendari – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI sukses menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Strategi Pengembangan Perpustakaan dan TIK Layanan Perpustakaan di Sultra yang dilaksanakan di Claro Kendari 18 – 22 April 2022. Bimtek dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan pengelolaan perpustakaan umun didaerah.
Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum Perpusnas RI, Dedi Junaedi mengatakan, bimtek pengembangan pustakawan sudah dilaksanakan sejak 2014 lalu. Karena memberikan hasil positif terhadap peningkatkan pengelolaan perpustakaan didaerah, bimtek berlanjut hingga tahun ini.

Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum Perpusnas RI, Dedi Junaedi (kelima dari kiri) didampingi Kabid Deposit, Pengolahan Bahan Pustaka dan Konservasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra, Muhammad Arsyad bersama perwakilan peserta sempatkan foto bersama usai bimtek pengembangan pengelolaan perpustakaan di Claro Kendari, Kamis (21/04/2022).
“Mudah-mudahan peserta bimtek kali ini bisa meningkat pengetahuan pengelolaan perpustakaannya sehingga bisa merubah image perpustakaan yang sebelumnya dianggap sebagai air mata menjadi mata air. Setelah mengikuti program ini kami harap peserta bisa mengimplemntasikan ilmu yang didapat didaerah masing-masing,” ungkap Dedi saat menutup Bimtek.
Pada kesempatan yang sama, Kabid Deposit, Pengolahan Bahan Pustaka dan Konservasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sultra, Muhammad Arsyad mengapresiasi terselenggarannya program bimtek kali ini. Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan perpunas sangat positif dalam meningkatkan kompetensi pustakawan dalam mengembangkan perpustakaan di daerah.
Arsyad berharap, para pustakawan setelah mendapatkan pendampingan, bisa memaksimalkan fungsi perpustakaan sebagai pusat layanan informasi, pusat intraksi sosial (masyarakat) dan advokasi.
“Perpustakaan selain sebagai sumber pengetahuan juga sebagai sumber keterampilan yang dibutuhkan masyarakat untuk kesejahteraan hidupnya. Melalui bimtek ini akan sangat membantu pustakawan kita dalam mengembangkan dirinya sehingga bisa menjadi pustakawan yang melayani,” Arsyad. (Red)
Tidak ada komentar