Danrem 143/Halu Oleo, R. Wahyu Sugiarto, secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1430/Konawe Utara. KONAWE UTARA – Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo, R. Wahyu Sugiarto, secara resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 1430/Konawe Utara.
Kegiatan penutupan berlangsung di Lapangan Upacara Hadasi, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara, Rabu (21/5/2026).
Penutupan TMMD tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang selama satu bulan penuh terlibat aktif dalam pelaksanaan program.
Dalam amanat Panglima Kodam XIV/Hasanuddin yang dibacakan Danrem, disampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Program ini juga dinilai efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Danrem 143/Halu Oleo menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan, baik sasaran fisik maupun nonfisik.
“Keberhasilan program TMMD ini merupakan hasil gotong royong dan kebersamaan seluruh pihak. Saya berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dipelihara dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Danrem.
Selama pelaksanaan TMMD ke-128, Satgas mencatat berbagai capaian pembangunan di tiga kabupaten.
Di antaranya pembukaan jalan tani sepanjang 4.550 meter, peningkatan jalan rabat beton 1.100 meter, perintisan jalan 1.850 meter, pembangunan drainase 180 meter, serta tiga unit gorong-gorong.
Selain itu, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga turut direalisasikan, meliputi pembangunan 15 titik sumur bor melalui program TNI AD Manunggal Air, pembangunan 16 unit rumah tidak layak huni (RTLH), tujuh unit MCK, rehabilitasi satu masjid, pengembangan ketahanan pangan seluas satu hektare, serta penanganan stunting melalui pembagian 400 paket bantuan.
Program TMMD ke-128 ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong percepatan pembangunan desa sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Konawe Utara.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar