Gubernur ASR Dorong Petani Sultra Mandiri, Bagikan Benih Padi Gratis Bersertifikat di Wawotobi

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Jan 2026 16:13 115 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengambil langkah besar dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui peluncuran program Benih Mandiri, Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka secara resmi membagikan benih padi unggul lokal “Sanggoleo Sultra” kepada kelompok tani di Wawotobi, Kabupaten Konawe, Selasa (20/1/2026).

Acara yang dirangkaikan dengan panen perdana hasil perbanyakan benih ini menandai era baru kemandirian pertanian di Bumi Anoa, di mana petani tidak lagi hanya menjadi konsumen, tetapi bagian dari ekosistem benih yang berdaya tahan.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa ASR ini menegaskan bahwa ketergantungan pada benih luar harus segera diakhiri.

Strategi “Benih Mandiri” dirancang agar petani mudah mendapatkan akses benih berkualitas yang sudah beradaptasi dengan iklim dan tanah lokal.

“Program benih mandiri ini bukan sekadar menghasilkan benih, tetapi upaya strategis untuk membangun ekosistem yang kuat, berkelanjutan, dan yang paling penting: berpihak kepada petani,” tegas Gubernur Andi Sumangerukka.

Keunggulan benih Sanggoleo Sultra tidak lepas dari pengawasan ketat. Pemprov Sultra melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan menjamin bahwa kemurnian genetik benih ini tetap terjaga melalui supervisi UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan (BPSTP).

Dengan sertifikasi resmi, benih yang dibagikan secara gratis ini dipastikan memiliki daya tumbuh yang tinggi dan potensi hasil panen yang melimpah.

Gubernur Sultra berharap, dengan penggunaan benih unggul bersertifikat, angka produktivitas padi di Sultra akan mengalami lonjakan signifikan.

“Dengan benih unggul, kita harapkan pendapatan dan kesejahteraan petani meningkat, yang pada akhirnya akan menggerakkan roda perekonomian daerah secara keseluruhan,” tambah purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.

Menutup kegiatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para penangkar benih dan penyuluh pertanian sebagai ujung tombak program ini.

Ia berharap momentum di Wawotobi ini bisa segera diduplikasi di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara demi tercapainya target swasembada pangan nasional.

“Semoga ini menjadi langkah nyata menuju Sultra yang lebih maju, aman, sejahtera, dan religius,” pungkasnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA