Jalan Adi Bahasa Baruga Kota Kendari Tergenang Limbah, Warga Keluhkan Bau Busuk Menyengat

waktu baca 2 menit
Selasa, 13 Jan 2026 11:26 596 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Kondisi infrastruktur dan drainase di Jalan Adi Bahasa, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, kini menjadi keluhan serius bagi warga setempat.

Saluran air di Kawasan Tugu Adi Bahasa Baruga tersumbat akibat tertutupnya saluran air.

Genangan air yang bercampur dengan limbah rumah tangga terpantau meluber hingga ke badan jalan, menciptakan pemandangan kumuh dan aroma tidak sedap.

Salah seorang warga Baruga, Noel, mengungkapkan bahwa kondisi ini terjadi akibat adanya aktivitas pembangunan oleh warga di sekitar lokasi tersebut.

Pengendara terpaksa melakukan manuver untuk menghindari genangan air dan limbah yang meluber di Jalan Adi Bahasa Baruga Kendari.

Menurutnya, lahan yang dulunya berfungsi sebagai daerah resapan air kini telah ditimbun untuk kepentingan bangunan, sehingga air tidak lagi memiliki jalur pembuangan yang semestinya.

“Lahan yang sebelumnya menjadi resapan air sekarang ditimbun karena ada pembangunan. Akibatnya, air tidak ada tempat mengalir dan meluber ke jalan,” ujar Noel saat ditemui di lokasi, Selasa (13/01/2026).

Tidak hanya menghalangi akses jalan, genangan tersebut juga membawa limbah rumah tangga yang menimbulkan bau busuk menyengat. Hal ini mulai dikeluhkan oleh para pengguna jalan dan masyarakat sekitar karena dianggap mengganggu kenyamanan dan berpotensi menjadi sumber penyakit.

pemerintah Kota Kendari diminta untuk segera melaksanakan revitalisasi drainase di Kawasan Tugu Adi Bahasa Kota Kendari.

“Airnya bercampur limbah warga, jadi baunya cukup mengganggu masyarakat yang lewat maupun yang tinggal di sekitar sini,” tambahnya.

Kondisi ini disinyalir akan semakin parah jika memasuki musim penghujan dengan intensitas tinggi.

Oleh karena itu, warga berharap Pemerintah Kota Kendari melalui dinas terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi sistem drainase di kawasan tersebut.

Noel menegaskan, perbaikan atau pembangunan saluran air yang permanen sangat dibutuhkan agar aliran air limbah tidak lagi menggenangi fasilitas umum.

Drainase yang terseumbat menyebabkan bau busuk di Kawasan Adi Bahasa Kota Kendari.

“Kami sangat berharap pemerintah segera turun melaksanakan perbaikan atau membangun saluran air yang layak di sini,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pewarta media ini masih berusaha menghubungi Dinas PUPR Kota Kendari.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA