RADARKENDARI.ID – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mulai melaksanakan aksi bersih-bersih dilingkupnya. Ia memulainya dengan tes urine dadakan yang menyasar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari Pejabat Eselon II, Eselon III, Camat, hingga Lurah.
Tes urine dilaksanakan dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari di Balai Kota Kendari, Senin (01/12/2025). Aksi tegas ini merupakan respons cepat atas laporan indikasi penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan ASN Pemkot Kendari.
“Saya sangat mengapresiasi Tim Terpadu BNN yang telah meluangkan waktu untuk kegiatan hari ini. Inisiatif ini muncul karena banyaknya laporan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkot Kendari,” tegas Walikota Siska Karina Imran.
Tes urine mendadak yang digelar ini bertujuan vital untuk mengurangi dan menghilangkan dampak negatif narkoba, baik dari segi kesehatan, lingkungan kerja, maupun citra pemerintahan.
Walikota menekankan bahwa ASN, sebagai pelayan publik, seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat, bukan justru menjadi pelaku pelanggaran.
“Bagaimana kita bisa menghukum masyarakat jika ASN sendiri terlibat narkoba? Oleh karena itu, kita harus bersihkan dulu lingkungan internal kita,” imbuhnya dengan nada serius.
Tidak hanya soal hasil tes, Walikota juga memberikan ultimatum keras kepada seluruh pejabat yang mangkir atau tidak hadir dalam tes urine tanpa alasan yang jelas.
“Bagi pejabat yang tidak hadir tanpa surat tugas atau surat sakit, saya minta untuk segera mengajukan pengunduran diri. Ini adalah komitmen kita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” tegasnya.
Sementara itu, Sub Koordinator Dayamas BNN Kota Kendari, Alfrida, membenarkan bahwa tes urine dadakan ini merupakan instruksi langsung dari Walikota.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk kebaikan para ASN, agar mereka bersih dari narkoba dan dapat menjalankan tugas dengan baik dan benar,” ujarnya.
Langkah tegas ini menunjukkan keseriusan penuh Pemerintah Kota Kendari dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya memerangi narkoba.
Editor : Agus Setiawan



































Discussion about this post