Jangan Cuma Cari Praktis, DPPKB Kendari Ungkap Mengapa Kondom Punya Risiko Kegagalan Tinggi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 16 Mei 2026 00:50 126 radarkendari.id

KENDARI – Dalam upaya menekan angka kelahiran (Total Fertility Rate) di Kota Kendari, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) memberikan edukasi mendalam mengenai berbagai pilihan alat kontrasepsi modern.

Salah satu yang paling populer dan mudah diakses oleh masyarakat adalah kondom, meskipun pemerintah kini mulai mendorong penggunaan metode yang lebih stabil untuk jangka panjang.

Kondom Sebagai Kontrasepsi Jangka Pendek

Kepala DPPKB Kota Kendari, Jahuddin, menjelaskan bahwa kondom dikategorikan sebagai alat kontrasepsi jangka pendek bersama dengan pil KB. Meski praktis dan mudah didapatkan, penggunaan kondom memerlukan kedisiplinan yang tinggi agar efektivitasnya terjaga.

“Kami tetap memfasilitasi alat kontrasepsi yang disiapkan pemerintah, termasuk alat kontrasepsi jangka pendek seperti kondom,” ujar Jahuddin saat menjelaskan ragam pilihan bagi pasangan usia subur, Selasa (05/05/2026).

Risiko dan Perbandingan dengan Metode Lain

Meskipun kondom menjadi pilihan bagi banyak pasangan, pihak DPPKB mengingatkan adanya risiko yang menyertai metode jangka pendek ini:

  • Risiko Kegagalan: Penggunaan kondom memiliki risiko “kebobolan” atau kehamilan yang tidak direncanakan jika terjadi kesalahan teknis saat penggunaan.
  • Ketergantungan pada Kedisiplinan: Berbeda dengan implan atau IUD yang dipasang sekali untuk bertahun-tahun, kondom harus digunakan setiap kali berhubungan, yang meningkatkan peluang terjadinya kelalaian.
  • Alternatif Jangka Panjang: Jahuddin menyarankan masyarakat untuk mempertimbangkan beralih ke Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti implan, IUD, atau vasektomi/tubektomi yang dinilai jauh lebih aman dan meyakinkan.

Edukasi di Lapangan

Pemerintah Kota Kendari melalui petugas di lapangan terus melakukan penyuluhan agar masyarakat memahami perbedaan antara kontrasepsi jangka pendek dan jangka panjang.

Tujuannya adalah agar setiap pasangan dapat memilih alat yang paling sesuai dengan kebutuhan rencana keluarga mereka tanpa dihantui rasa khawatir akan kegagalan alat kontrasepsi.

Bagi warga yang ingin berkonsultasi mengenai penggunaan kondom maupun peralihan ke metode jangka panjang, DPPKB telah menyediakan layanan informasi dan fasilitas kesehatan di berbagai titik di Kota Kendari.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA