Jelang Iduladha 1447 H, Wali Kota Kendari Resmi Buka Gerakan Pangan Murah, Harga Lebih Terjangkau untuk Warga

waktu baca 2 menit
Rabu, 20 Mei 2026 21:50 49 radarkendari.id

KENDARI – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kendari menghadirkan angin segar bagi masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah yang resmi dibuka langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan yang digelar di pelataran parkir Balai Kota Kendari ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Kota Kendari masih tergolong aman dan terkendali. Saat ini, inflasi berada di angka 2,83 persen, sedikit di bawah inflasi Sulawesi Tenggara yang mencapai 2,98 persen.

“Memang sedikit lebih tinggi dibanding inflasi nasional yang berada di angka 2,43 persen. Namun, kita juga tidak ingin terlalu menekan harga hingga berpotensi menyebabkan deflasi di daerah,” jelasnya.

Gerakan Pangan Murah ini akan berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 25 Mei 2026. Pemerintah memastikan harga bahan pokok yang dijual di lokasi kegiatan lebih murah dibandingkan harga pasar pada umumnya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat, karena kita pastikan harga di sini lebih terjangkau,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan gejolak harga.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Kendari, Bank Indonesia, serta mitra swasta seperti PT Sosro Indonesia.

Sejak Januari hingga Mei 2026, pihaknya telah menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada sekitar 27 ribu kepala keluarga dari program pemerintah pusat.

Selain itu, bantuan darurat juga telah disalurkan kepada 1.339 kepala keluarga terdampak banjir, serta bantuan CSR dari Pertamina kepada 1.000 keluarga di Kecamatan Kendari dengan total nilai mencapai Rp250 juta.

“Untuk menjaga stabilitas harga, Gerakan Pangan Murah mobile juga sudah kami laksanakan sekitar 70 kali hingga saat ini,” ungkapnya.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya menyediakan bahan pokok murah, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal.

Sekitar 20 pelaku UMKM kuliner binaan Ikatan Kuliner Kota Kendari turut ambil bagian dengan menjajakan berbagai olahan makanan kepada pengunjung.

Salah seorang warga, Rahma, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Alhamdulillah kita bisa beli lebih murah. Mudah-mudahan ke depan ada terus kegiatan seperti ini, jadi kita tidak harus ke toko atau pasar untuk dapat harga yang lebih terjangkau,” tuturnya.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA