Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Timur menggelar Program Festival Ramadan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan madrasah, RA, pondok pesantren, hingga ASN di lingkungan Kemenag. RADARKENDARI.ID — Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Timur menggelar Program Festival Ramadan dengan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan madrasah, RA, pondok pesantren, hingga ASN di lingkungan Kemenag.
Kepala Kantor Kemenag Koltim, Muhammad Kadir Azis mengatakan program ini merupakan implementasi dari gerakan Kemenag Berdampak yang dicanangkan Kementerian Agama Republik Indonesia, sekaligus upaya meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial masyarakat di Kabupaten Kolaka Timur.
“Festival Ramadan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi momentum membangun kebersamaan umat, meningkatkan literasi keagamaan, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Kadir Azis, Rabu (18/2).
Dalam surat edaran resmi Kemenag Koltim, terdapat sejumlah kegiatan yang akan digelar sepanjang Ramadan, di antaranya:
• One Day One Juz melalui tadarus pagi di satuan kerja Kemenag se-Provinsi Sulawesi Tenggara.
• Kultum rutin ba’da Zuhur setiap Senin dan Kamis.
• Pembinaan rohani ASN secara virtual setiap Jumat bekerja sama dengan Ikatan Muballigh Sulawesi Tenggara.
• Program Wakaf Al-Qur’an bersama Badan Wakaf Indonesia.
• Sedekah Sarung, Madrasah Peduli, dan Distribusi Sembako bagi masyarakat membutuhkan.
Distribusi bantuan berupa Al-Qur’an, sarung, dan sembako dijadwalkan pada 2 Maret 2026 atau bertepatan dengan 10 Ramadan 1447 H.
Program ini juga menyasar pelajar madrasah, RA, dan pondok pesantren agar nilai-nilai Ramadan bisa dirasakan secara luas. Kadir Azis menegaskan pihaknya mendorong seluruh unit kerja membuat publikasi kegiatan sebagai bagian dari syiar Ramadan.
“Harapan kami, seluruh elemen pendidikan di bawah Kemenag dapat ikut menyukseskan kegiatan ini sehingga Ramadan menjadi lebih bermakna dan berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Selain penguatan spiritual, Festival Ramadan Kemenag Koltim juga fokus pada aksi sosial.
Menurut Kadir Azis, kegiatan berbagi sembako dan wakaf Al-Qur’an diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan budaya gotong royong.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Kami ingin ASN, guru, dan siswa turut merasakan kebahagiaan dengan membantu sesama,” pungkasnya.
Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Kemenag Koltim berharap Festival Ramadan 1447 H menjadi ajang mempererat ukhuwah, meningkatkan kualitas ibadah, dan menebar manfaat bagi masyarakat Kolaka Timur.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar