Kendari – Yiwu China Resmi Jadi Sister City

waktu baca 3 menit
Sabtu, 9 Mei 2026 10:26 53 radarkendari.id

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari resmi menandatangani Pernyataan Kehendak kerja sama kota bersaudara (sister city) dengan Pemerintah Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Republik Rakyat Tiongkok, dalam rangkaian pembukaan forum internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia-Pacific Forum 2026 di Kendari, Jumat (8/5/2026).

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama delegasi Kota Yiwu dan menjadi salah satu agenda strategis dalam forum internasional yang menghadirkan kepala daerah serta delegasi mancanegara di Sulawesi Tenggara.

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal hubungan strategis antara Kendari dan Yiwu dalam berbagai sektor pembangunan, mulai dari ekonomi dan industri, budaya dan pariwisata, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam dokumen pernyataan kehendak yang ditandatangani kedua pihak, disepakati pembangunan hubungan kerja sama yang saling menguntungkan dengan mengedepankan prinsip kesetaraan dan penghormatan terhadap aturan hukum masing-masing negara.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyebut kerja sama tersebut menjadi momentum penting bagi Kota Kendari untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi daerah.

Menurutnya, hubungan sister city dengan Kota Yiwu bukan sekadar simbol diplomasi antarkota, tetapi juga membuka peluang besar di sektor perdagangan, investasi, pariwisata, hingga pertukaran budaya.

“Kerja sama ini menjadi langkah awal yang sangat baik untuk membangun hubungan yang lebih luas antara Kota Kendari dan Kota Yiwu. Kami berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua kota,” ujarnya.

Sementara itu, Delegasi Kota Yiwu, Wang Liu, mengatakan penandatanganan letter of intent tersebut menandai dimulainya babak baru persahabatan antara Yiwu dan Kendari serta memperkuat kerja sama kawasan Asia Pasifik.

Ia menjelaskan, Yiwu merupakan salah satu pusat perdagangan terbesar di dunia dengan lebih dari 2,1 juta jenis produk serta hubungan dagang dengan 233 negara dan wilayah internasional.

“Yiwu dan Kendari baru saja menandatangani surat niat pertukaran persahabatan. Ini menjadi tonggak sejarah hubungan kedua kota dan membuka peluang kerja sama pariwisata dan ekonomi di kawasan Asia Pasifik,” katanya.

Wang Liu juga memperkenalkan Yiwu sebagai kota perdagangan global yang kini mengembangkan konsep wisata belanja berbasis budaya dan kuliner internasional melalui program “Discover Yiwu”.

Selain dikenal sebagai pusat perdagangan dunia, Yiwu juga aktif mengembangkan kawasan rendah karbon, hotel hijau, dan industri ramah lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap hubungan ini tidak hanya memperkuat bisnis, tetapi juga pertukaran budaya dan hubungan antarmasyarakat,” tambahnya.

Kerja sama sister city tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Memorandum Saling Pengertian (MoU) yang dijadwalkan paling lambat satu tahun setelah penandatanganan pernyataan kehendak.

Melalui forum UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia-Pacific Forum 2026, Kota Kendari kini tidak hanya tampil sebagai tuan rumah pertemuan internasional, tetapi juga mulai memperkuat posisinya dalam jejaring kerja sama global, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA