Ketua DWP Biro Kesra Raih Penghargaan Tenun Terbaik dari Dekranasda Sultra

waktu baca 3 menit
Rabu, 13 Des 2023 12:02 111 radarkendari.id

Ketua Dekranasda Sultra, Hj. Wa Ode Munanah Asrun Lio saat menyerahkan penghargaan kepada Ketua DWP Biro Kesra Sultra, Hj.Herlina Iwan S. sebagai salah satu peserta dengan pemilihan tenun terbaik pada lomba fashion show Busana Tenun Sultra Tenun Karnaval 2023.

KENDARI

Dekranasda Sultra mengajak seluruh perajin tenun untuk berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan kerajinan tenun. Bahkan untuk terus menggaungkan tenun kepada seluruh masyarakat pihaknya turut berpartisipasi dalam Sultra Tenun Karnaval 2023. Dalam event tersebut, pihaknya menampilkan beberapa tenun Sultra terbaik.

Dalam pagelaran itu,  Ketua Dharmawanita Persatuan (DWP) Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provi si Sultra, Hj. Herlina Iwan. S meraih penghargaan dari Dekranasda Sultra sebagai salah satu peserta dengan pemilihan tenun terbaik pada lomba fashion show Busana Tenun Sultra Tenun Karnaval 2023.

Ketua Dekranasda Sultra, Wa Ode Munanah mengungkapkan, pihaknya tak henti mengajak perajin agar meningkatkan kualitas tenunnya. Itu penting dilakukan agar tenun Sultra bisa bersaing di pentas nasional. “Motif-motif (tenun) itu terus berkembang. Kita ingin mereka selalu berinovasi, kreatif, dan mengikuti tren warna,” ungkapnya.

Selain mendorong perajin untuk inovatif dan kreatif, pihaknya juga mengajak seluruh Dekranasda Kabupaten/Kota untuk turut berpartisipasi dalam berbagai event tenun baik skala lokal maupun nasional, bahkan berskala internasional.

“Kita ingin memperluas jangkauan penggunaan tenun karena sudah lebih 20 tahun mengembangkannya. Kami juga sudah bekerja sama dengan perkumpulan cipta tenun Indonesia, sudah banyak menggandeng desainer nasional,” ungkap Munanah.

Partisipasi aktif para pengurur DWP dan Dekranasda Sultra dalam Sultra Tenun Karnaval sebagai wujud edukaso kepada masyarakat bahwa tenun Sultra memiliki beragam motif dan warna bahkan bisa di gunakan untuk setiap momen dengan desain menarik.

“Melalui fashion show, mereka para pengurus Dekranasda di Daerah dan para ibu-ibu kepala OPD lingkup Sultra  akan mencari motif tenun yang terbaik sehingga bisa merangsang para ketua dekranasda maupun perajin untuk mengembangkan tenunnya. Karena kalau hanya (dipamerkan) didaerah, mereka tidak ada pembanding,” ungkap Munanah.

Ia berharap, peran aktif seluruh pengurus dekranasda didaerah akan mewujudkan cita-cita organisasi yakni mengembangkan, mempromosikan, dan melestarikan tenun sebagai sebuah kerajinan. “Kerja keras kita juga tentunya bisa membantu perajin tenun supaya sejahtera,” pungkasnya.

Ketua DWP Biro Kesra Setda Sultra, Hj. Herlina Iwan S. saat mengikuti fashion show Sultra Tenun Karnaval 2023.

Sementara itu, Ketua DWP Biro ADM Kesra dan kemasyarakatan Setda Sultra, Herlina Iwan S mengenakan Busana Casual Formal tenun Tolaki berfokus pada motif daun sagu dan ulat sagu.

Harlina Iwan S. mengatakan, dalam event fashion show yang digelar Dekranasda dan Dinas Pariwisata Sultra, ia mengenakan busana tenun motif Tolaki yang berfokus pada motif daun sagu dan ulat sagu yang menggambarkan kekuatan yang berasal dari makanan pokok Masyarakat Tolaki.

Bentuk Busana diperuntukkan bagi wanita-wanita kuat yang bangga dengan budaya Tolaki. Penggunaan warna hijau menggambarkan kesuburan tanah Anoa yang menjaga ketersediaan bahan makanan pokok Masyarakat Tolaki.

Selanjutnya ada motif Pinetobo sebagai dasar motif Tolaki yang bermakna kekayaan alam yang dimiliki Bumi Anoa termasuk daun sagu dan ulat sagu. Casual formal adalah ide dasar
busana yang diwujudkan dengan penggunaan bentuk outler megah dan pantalon lebar yang menggambarkan wanita aktif, wanita pekerja yang tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan.

“Alhamdulillah dengan desain yang kita tampilkan mampu memikau para juri sehingga kita bisa meraih penghargaan pemilihan desain tenun terbaik,”ujarnya.

Menurut Istri Kepala Biro ADM Kesra dan Kemasyarakatan Setda Sultra itu keberadaan daun sagu dan ulat sagu sebagai kearifan budaya Lokal di kehidupan Masyarakat Konawe harus terus dilestarikan.

“Sehingga dalam Fashion Show yang telah kami tampilkan segala kemasyhuran dari daun sagu dan ulat sagu diukir dengan sepenuh hati pada Tenun Khas Konawe dalam kemewahan dan keanggunan Casual Formal Malam Persembahan dari DWP Biro Kesra,”pungkasnya. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA