KORMI Sultra Sambangi DPRD Sultra, Dorong Penguatan Olahraga Masyarakat dan Regulasi Daerah

waktu baca 3 menit
Selasa, 11 Agu 2026 16:19 31 redaksi

RADAR KENDARI — Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar audiensi bersama Ketua dan Wakil Ketua III DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari.

Audiensi ini mengusung tema “Menguatkan Peran Olahraga Masyarakat untuk Sultra Sehat, Bugar, dan Berprestasi” sebagai bentuk komitmen penguatan pembinaan olahraga di tengah masyarakat.

KORMI Sultra yang merupakan wadah resmi bagi Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (INORGA) berdasarkan UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, saat ini membawahi 17 INORGA di tingkat provinsi.

Beberapa komunitas dan organisasi yang bernaung di bawah KORMI Sultra antara lain SPARKO, Indonesia Off-road Federation (IOF), Yayasan Jantung Indonesia (YJI), IESPA, PERGATSI, FESPATI, hingga komunitas olahraga tradisional dan senam.

Dalam pilar kegiatannya, KORMI Sultra membawahi tiga komisi utama, yakni Komisi Olahraga Kesehatan & Kebugaran (OKK), Komisi Olahraga Petualangan & Digital (OPTD), serta Komisi Olahraga Tradisional & Budaya (OTKB) dengan prinsip pembinaan yang mudah, murah, menarik, bermanfaat, dan massal.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus KORMI Sultra memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi, di antaranya keterbatasan anggaran pembinaan yang belum memiliki pos khusus dalam APBD, minimnya fasilitas area terbuka ramah olahraga masyarakat di daerah, hingga persepsi publik yang masih mengidentikkan olahraga semata-mata dengan prestasi atlet.

Guna mengatasi kendala tersebut, KORMI Sultra menyampaikan lima pilar permohonan dukungan kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sultra:

* Dukungan Anggaran: Pengalokasian dana khusus pada APBD 2027 (melalui Pokir DPRD) untuk operasional pembinaan serta persiapan dan pemberangkatan kontingen Sultra menuju FORNAS IX 2027 di Palu, Sulawesi Tengah.

* Dukungan Regulasi: Mengandeng DPRD dan Pemprov Sultra untuk menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Olahraga Masyarakat sebagai payung hukum.

* Dukungan Sarana Prasarana: Advokasi dan pembangunan/revitalisasi Taman Olahraga Masyarakat di setiap kabupaten/kota sebagai pusat kegiatan publik.

* Dukungan Birokrasi & Program: Fasilitasi RDP bersama Bappeda dan BPKAD, serta kolaborasi agenda bersama seperti Jalan Sehat dan Festival Olahraga Tradisional.

* Dukungan Promosi: Mengajak jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sultra menjadi “Duta Olahraga Masyarakat” di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Penguatan olahraga masyarakat dinilai memiliki efek ganda (multiplier effect) bagi Sulawesi Tenggara, meliputi penekanan angka penyakit tidak menular (diabetes, hipertensi) dan stunting, pergerakan UMKM lokal melalui agenda massal, pengembangan sport tourism berbasis budaya, serta penguatan persatuan sosial warga.

“KORMI bukan pesaing KONI, melainkan mitra sinergis. Kalau KONI mencetak juara, KORMI mencetak masyarakat yang sehat supaya bisa jadi juara,” pukas perwakilan pengurus KORMI Sultra menegaskan peran strategis organisasi.

Melalui audiensi ini, KORMI Sultra berharap dapat membangun sinergi berkelanjutan bersama DPRD dan Pemprov Sultra demi mewujudkan masyarakat Sultra yang sehat, bugar, gembira, dan produktif.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA