MIND ID Dorong Hilirisasi Nikel untuk Perkuat Industri Tambang Nasional

waktu baca 2 menit
Selasa, 15 Sep 2026 14:49 96 redaksi

RADAR KENDARI – Holding Industri Pertambangan MIND ID mendorong penguatan hilirisasi nikel untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan memperkuat daya saing industri pertambangan nasional.

Dorongan tersebut disampaikan dalam diskusi dan sosialisasi media MIND bertajuk “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri” di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Forum ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, jurnalis, dan masyarakat umum untuk membahas perkembangan industri pertambangan Indonesia.

Pembahasan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama mengangkat tema “Babak Baru Peta Jalan Industri Pertambangan Indonesia” yang membahas arah dan tantangan sektor pertambangan di tengah perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan energi, serta tuntutan terhadap pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan.

Sementara sesi kedua membahas “Hilirisasi Nikel dengan Optimasi Nilai Tambah Dalam Negeri”.

Diskusi menyoroti pentingnya pengolahan nikel di dalam negeri agar komoditas tersebut tidak berhenti sebagai bahan mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

MIND ID menilai hilirisasi menjadi salah satu strategi penting untuk memperkuat rantai industri nasional. Pengolahan di dalam negeri diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri berbasis nikel.

Selain aspek ekonomi, pengembangan industri pertambangan juga menghadapi tuntutan pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan.

Karena itu, arah pengembangan sektor pertambangan perlu mempertimbangkan perkembangan teknologi, kebutuhan energi, serta efisiensi dan keberlanjutan dalam pemanfaatan sumber daya mineral.

Melalui diskusi tersebut, MIND ID menegaskan pentingnya penguatan hilirisasi sebagai bagian dari upaya membangun industri pertambangan yang memiliki nilai tambah lebih besar di dalam negeri dan mendukung daya saing Indonesia.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA