Terminal Head TPK Kendari, Herryanto mengecek operasional bongkar muat di TPK Kendari, Selasa (30/12/2025). Foto : Agus Setiawan RADARKENDARI.ID – Terminal Peti Kemas (TPK) Kendari mencatat pertumbuhan positif pada arus logistik selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Berdasarkan data terbaru, volume pergerakan barang mengalami kenaikan signifikan sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Terminal Head Pelindo TPK Kendari, Herryanto, mengungkapkan bahwa seluruh angkutan logistik khusus kebutuhan Natal telah rampung didistribusikan.
Saat ini, fokus pelayanan dialihkan pada penyelesaian arus barang untuk kebutuhan Tahun Baru.
“Untuk angkutan Natal sudah terangkut semua, tidak ada lagi yang tertinggal. Sekarang tinggal menyisakan angkutan Tahun Baru. Masih ada dua kapal lagi yang akan bersandar, yaitu kapal Meratus Larantuka dan Sahabat Mas,” ujar Herryanto dalam keterangannya di Pulau Bungkutoko.
Selain pertumbuhan volume, Pelindo juga menunjukkan peningkatan efisiensi operasional. Herryanto menjelaskan bahwa port stay atau waktu sandar kapal di pelabuhan rata-rata kini hanya berkisar 18 jam.
Peningkatan paling drastis terlihat pada layanan Truck Rice Time (TRT) atau durasi truk di dalam terminal.
Jika standar yang ditetapkan Kementerian Perhubungan adalah 120 menit, TPK Kendari mampu menyelesaikannya jauh lebih cepat.
“Rata-rata TRT kami hanya 15 sampai 20 menit. Ini komitmen kami untuk mempercepat siklus arus barang agar pemilik barang atau owner bisa segera mengambil muatannya,” tambahnya.
Guna mengantisipasi lonjakan peti kemas yang kini mencapai 300 box per hari (naik dari rata-rata normal 250 box), Pelindo memastikan operasional tetap berjalan 24 jam sehari.
Pelayanan dibagi ke dalam tiga shift kerja untuk memastikan tidak ada kendala di lapangan: Shift I: 08.00 – 16.00 WITA, Shift II: 16.00 – 24.00 WITA, Shift III: 00.00 – 08.00 WITA
“Kami bekerja secara full 24 jam. Dengan dukungan alat dan sistem yang ada, kami pastikan arus barang di Kota Kendari lancar dan tidak ada yang tertahan,” tegas Herryanto.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar