Pemkab Konawe Selatan Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Sekda Kukuhkan 335 Petugas Sensus

waktu baca 3 menit
Rabu, 17 Jun 2026 23:04 37 radarkendari.id

RADAR KENDARI – Konawe Selatan, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe Selatan secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembukaan pelatihan petugas sensus gelombang III. Mewakili Bupati Konsel, Sekda H. Ichsan Porosi membuka kegiatan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Gelombang III.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dan BPS dalam mendukung pelaksanaan sensus yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Sensus ini bertujuan memperoleh data yang lengkap mengenai berbagai aktivitas usaha nonpertanian sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional maupun daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Konawe Selatan, H. Ichsan Porosi, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi memiliki peran strategis dalam menghasilkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Tanpa data yang lengkap dan mutakhir, kebijakan pembangunan akan kehilangan arah. Data bagi kami adalah kompas dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan daerah. Karena itu, kualitas data Sensus Ekonomi 2026 harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Pelatihan Gelombang III ini diikuti oleh 115 peserta, yang terdiri atas 4 instruktur daerah, 17 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML), dan 94 Petugas Pendataan Lapangan (PPL).

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai konsep dasar Sensus Ekonomi, metodologi pendataan, penggunaan aplikasi dan instrumen pendataan, serta berbagai simulasi lapangan guna memastikan keseragaman pemahaman dan kualitas data yang dihasilkan.

Kepala BPS Kabupaten Konawe Selatan, Zablin, menyampaikan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada kapasitas dan integritas petugas yang terjun langsung ke lapangan.

“Petugas sensus merupakan ujung tombak keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas sehingga menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Pemasangan Atribut Petugas oleh Sekda Konsel didampingi Kepala BPS Konsel (SE2026).

Rangkaian pelatihan kemudian ditutup secara resmi pada Jumat (12/6) oleh Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara. Acara penutupan turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Kapolres Konawe Selatan yang diwakili Kasat Reskrim, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Konawe Selatan, serta para pelaku usaha.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada petugas Sensus Ekonomi 2026.

Program tersebut merupakan bentuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi petugas yang akan menjalankan tugas pendataan di lapangan.

Penyerahan secara simbolik Kartu BPJS Petugas Sensus oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Konsel didampingi Kepala BPS Prov. Sultra, Wakil Ketua DPRD Konsel, Kepala BPS Konsel, dan Kasat Reskrim Polres Konsel.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan serta kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar dan akurat.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini. Kegiatan ini bukan hanya milik BPS, tetapi milik bersama. Oleh karena itu, suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi memerlukan kolaborasi kita bersama,” tuturnya.

Pelaksanaan lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Konawe Selatan akan dimulai pada 15 Juni 2026 s.d 15 Agustus 2026. Para petugas yang telah mengikuti pelatihan akan diterjunkan ke seluruh wilayah Konawe Selatan untuk melakukan pendataan berbagai unit usaha.

BPS mengimbau para pelaku usaha dan masyarakat untuk menerima petugas sensus serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan akurat guna mendukung tersedianya data ekonomi yang berkualitas.

Melalui pencanangan dan pelatihan ini, BPS berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Konawe Selatan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas sebagai fondasi penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Data yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menjadi rujukan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA