Indosat, Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Luncurkan Zankore by Indosat untuk Bangun Infrastruktur AI Terbesar di Asia-Pasifik

waktu baca 3 menit
Jumat, 7 Agu 2026 21:27 32 redaksi

RADAR KENDARI — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) resmi meluncurkan Zankore by Indosat, sebuah platform infrastruktur AI terintegrasi hasil kolaborasi bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA.

Langkah strategis ini dirancang untuk melayani pasar global dengan menjadikan Asia-Pasifik sebagai titik awal pengembangannya, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub AI regional.

Inisiatif ini menargetkan kapasitas AI Factory NVIDIA DSX hingga 1 gigawatt (GW). Hal ini menjadikannya fondasi bagi salah satu platform infrastruktur AI terbesar di Asia-Pasifik yang siap mendorong adopsi agentic AI serta enterprise AI secara luas.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menyambut positif langkah ini dan menegaskan kesiapan pemerintah untuk mendukung penuh percepatan infrastruktur digital nasional.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun melayani kawasan yang lebih luas. Melalui perpaduan kekayaan sumber daya dan talenta Indonesia, keahlian global, dan kemitraan strategis, kita dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur AI yang berdaulat serta bermanfaat bagi bisnis dan masyarakat,” ujar Meutya.

Masing-masing entitas membawa peran vital dalam konsorsium ini:

  • Ooredoo Group: Bertindak sebagai sponsor utama yang menyediakan modal jangka panjang serta memperluas jangkauan platform ke skala regional.
  • Indosat Ooredoo Hutchison: Menyediakan kepemimpinan pasar, infrastruktur digital lokal, dan rekam jejak akselerasi adopsi AI di Indonesia.
  • NVIDIA: Menyokong platform melalui accelerated computing, software AI, GPU generasi terbaru, serta akses ke ekosistem AI global.
  • Nokia: Mengintegrasikan teknologi jaringan berbasis AI (AI-native) untuk memastikan infrastruktur berjalan dengan aman dan berkinerja tinggi.

Zankore by Indosat menggunakan arsitektur acuan NVIDIA DSX yang menyatukan komputasi, jaringan, daya, pendinginan, dan operasional dalam satu sistem terpadu.

Platform ini menargetkan ketersediaan sekitar 200 megawatt (MW) kapasitas AI yang ditenagai oleh NVIDIA GB300 NVL72 pada paruh pertama 2027.

Melalui penggunaan teknologi NVIDIA DSX MaxLPS, platform ini mampu mengoptimalkan daya secara dinamis di seluruh lapisan GPU.

Hasilnya, kapasitas komputasi dapat meningkat hingga 40% lebih besar tanpa memerlukan konsumsi daya listrik tambahan.

President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menjelaskan bahwa Zankore hadir untuk memenuhi lonjakan kebutuhan daya komputasi dari tahap eksperimen ke penerapan skala besar.

“Dengan kapabilitas AI yang menyeluruh, mulai dari model AI seperti Sahabat-AI hingga kemampuan jaringan cerdas melalui AI Grid dan AI-RAN, Zankore by Indosat menghadirkan fondasi tepercaya untuk mempercepat adopsi AI dalam skala besar,” ungkap Vikram.

Untuk memimpin arah strategi, tata kelola, dan operasional perusahaan di kawasan Asia Tenggara, Zankore by Indosat telah menunjuk struktur kepemimpinan utama:

  • Director and Chairman of the Board: Vikram Sinha
  • Chief Executive Officer (CEO): Ulf Ewaldsson
  • Board of Directors: Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker

Dalam transaksi strategis ini, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif untuk Indosat, sementara FTI Capital Advisors mendampingi Ooredoo Group.

Kehadiran platform terintegrasi ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi penyedia layanan cloud, pelaku usaha, hingga inovator AI di seluruh kawasan.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA