Siswa SMPN 17 Kendari mengikuti kampanye anti kekerasan anak di lingkungan sekolah. RADARKENDARI.ID – Kendari , Sulawesi Tenggara – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari gencar mengkampanyekan anti-kekerasan dan bullying terhadap anak.

Kampanye ini diintegrasikan dalam kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di SMP Negeri 17 Kendari pada 8 Juli 2025.
Kepala DP3A Kota Kendari, Fitriani Sinapoy, menekankan pentingnya membangun kesadaran dan kepedulian siswa terhadap isu-isu sosial, termasuk kekerasan seperti bullying dan pelecehan.
“Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan bagi seluruh siswa,” ungkap Fitriani Sinapoy, Rabu (09/07/2025).
Fitriany menjelaskan, materi sosialisasi mencakup berbagai bentuk kekerasan, baik fisik (penganiayaan, pemukulan) maupun non-fisik (bullying verbal).
“Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk memastikan tidak ada toleransi terhadap bullying dan kekerasan di satuan pendidikan di wilayahnya,” tegas Fitriani Sinapoy.
Ia berharap, setelah sosialisasi ini, para siswa bisa aktif untuk melaporkan setiap kejadian kekerasan yang mereka alami atau saksikan.
“Melalui kegiatan ini, kami harapkan terbentuk generasi muda yang lebih peduli dan berani melawan segala bentuk kekerasan,” pungkasnya.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar