Pemkot Kendari Pastikan Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 21:34 37 radarkendari.id

KENDARI – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketahanan Pangan memastikan kesiapan menghadapi potensi kemarau panjang atau fenomena El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini.

Hal tersebut disampaikan dalam agenda koordinasi di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Rabu (22/4/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari,  Abdul Rauf, menegaskan pihaknya terus melakukan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas pangan, khususnya sektor beras yang berpotensi terdampak kekeringan.

“Dinas Ketahanan Pangan tetap berkoordinasi dengan Bulog sebagai bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan. Kolaborasi ini terus kami perkuat,” ujar Abdul Rauf.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Bulog Sulawesi Tenggara, stok beras untuk kebutuhan masyarakat dalam satu tahun ke depan dipastikan dalam kondisi aman, meskipun terjadi kemarau panjang.

“Dari pernyataan pihak Bulog, kesiapan pangan terutama beras dijamin aman. Stok tersedia dan terkendali,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong diversifikasi pangan lokal sebagai langkah strategis menghadapi potensi krisis. Masyarakat diimbau untuk kembali mengonsumsi pangan tradisional yang tidak bergantung pada beras.

“Di Sultra kita punya banyak alternatif pangan seperti sinonggi dari masyarakat Tolaki, kasuami dari masyarakat Muna, hingga kapurung yang dikenal di masyarakat Bugis. Ini menjadi kekuatan ketahanan pangan kita,” tambahnya.

Menurutnya, kebiasaan masyarakat yang tidak hanya bergantung pada beras menjadi keunggulan tersendiri dalam menjaga ketahanan pangan daerah di tengah ancaman perubahan iklim.

Tak hanya itu, momentum peringatan Hari Ulang Tahun Sulawesi Tenggara serta pelaksanaan kegiatan berskala internasional seperti pertemuan Asia Pasifik di Kendari juga akan dimanfaatkan untuk mempromosikan kekayaan pangan lokal.

“Melalui kegiatan tersebut, kita akan memperkenalkan makanan khas daerah seperti sinonggi dan lainnya kepada tamu dan masyarakat. Ini sekaligus menjadi bentuk promosi potensi pangan lokal Sultra,” pungkasnya.

Penulis : Zaldin Jens
Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA