Peringati Hari Statistik Nasional 2026, BPS Sultra Gelar Seminar Literasi Statistik

waktu baca 2 menit
Jumat, 25 Sep 2026 13:05 19 redaksi

RADAR KENDARI – Dalam rangka memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar seminar bertema “Membangun Literasi Statistik untuk Memahami Kondisi Sosial Ekonomi Sulawesi Tenggara”.

Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring) ini berlangsung di Aula BPS Provinsi Sulawesi Tenggara pada Jumat, 25 September 2026.

Seminar ini diikuti oleh lebih dari 150 peserta yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, akademisi, insan pers, mahasiswa, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan literasi statistik dalam membaca serta memanfaatkan data sosial ekonomi di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, M.A., secara resmi membuka acara yang juga dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sultra dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Hadi menegaskan bahwa pemahaman data yang akurat sangat krusial agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menafsirkan angka statistik.

“Dengan literasi statistik yang baik, kita dapat memahami informasi secara lebih tepat, melihat data dalam konteks yang benar, serta menghindari kesalahpahaman dalam menafsirkan angka dan indikator statistik,” ujar Hadi.

Ia menambahkan bahwa literasi ini tak hanya dibutuhkan oleh produsen data, tetapi juga oleh seluruh pemakai data sebagai dasar pengambilan keputusan.

Dipandu oleh Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Sultra, Dr. Wulan Isfah Jamil, S.ST., M.S.E., diskusi panel ini menghadirkan dua narasumber ahli:

  1. Prof. Dr. Rosnawintang, S.E., M.Si. (Guru Besar Universitas Halu Oleo) memaparkan materi “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif di Sulawesi Tenggara: Antara Hilirisasi, Investasi, dan Kesejahteraan Masyarakat”. Ia menyoroti pentingnya keterkaitan antara investasi dan hilirisasi agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
  2. Muh. Mulyadi, S.ST., M.E. (Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sultra) menyampaikan materi “Edukasi dan Literasi Indikator Statistik Kemiskinan dan Ketenagakerjaan”. Materi ini memberikan pemahaman praktis bagi peserta tentang cara membaca, memahami konsep, dan menginterpretasikan indikator kemiskinan serta ketenagakerjaan secara tepat.

Melalui agenda ini, BPS Provinsi Sultra berharap masyarakat dan pemangku kepentingan dapat makin terbiasa memanfaatkan data secara tepat sebagai pijakan perumusan kebijakan dan pembangunan berbasis data di Sulawesi Tenggara.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA