Pertamina Patra Niaga Sulawesi Luncurkan Program Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU)

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Des 2025 12:28 86 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID – Bitung, Sulawesi Utara – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal Bitung menegaskan komitmennya terhadap pendidikan inklusif dan pemberdayaan penyandang disabilitas dengan meluncurkan Sosialisasi dan Technical Meeting Program PADU (Pusat Ajar Disabilitas Unggul) pada Jumat, 6 Desember 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat KALEB Community ini menandai langkah awal rangkaian pelatihan keterampilan inklusif yang bertujuan untuk menjembatani transisi lulusan Sekolah Luar Biasa (SLB) menuju dunia kerja dan kegiatan ekonomi produktif di Kota Bitung.

Selama ini, banyak SLB di Bitung menghadapi tantangan besar dalam memastikan lulusannya memiliki keterampilan praktis yang memadai setelah menyelesaikan pendidikan formal.

Program PADU hadir sebagai solusi dengan menyediakan ekosistem pembelajaran terpadu yang adaptif.

Program PADU tahun ini membuka lima kelas vokasional, yaitu Kelas Membatik, Produksi Kriya, Barista, Menjahit, dan Dasar Komputer.

Setiap kelas akan didampingi oleh tutor profesional yang juga membuka peluang magang dan kerja bagi para peserta setelah pelatihan selesai.

Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PADU adalah wujud nyata komitmen Pertamina dalam memperluas akses pemberdayaan.

“PADU bukan sekadar program pelatihan, tetapi sebuah ekosistem yang dibangun untuk membuka kesempatan yang lebih setara bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki ruang untuk belajar, berkembang, dan nantinya mampu berdiri mandiri,” ujar Dody.

Ia menambahkan bahwa Pertamina berkomitmen menjadikan PADU sebagai program inklusi berkelanjutan yang memberikan dampak nyata, sekaligus menjawab keresahan SLB terkait masa depan lulusan mereka.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menekankan bahwa program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Melalui PADU, kami secara spesifik mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 10 (Mengurangi Kesenjangan),” ungkap Rum.

Dengan melibatkan calon peserta, orang tua/wali, tutor profesional, dan perwakilan SLB, kegiatan sosialisasi ini diisi dengan pemaparan detail mengenai alur pembelajaran, peran tutor, serta mekanisme koordinasi teknis, memastikan proses belajar berjalan inklusif dan suportif.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA