Pimpin Upacara HUT ke-79 RI di Sultra, Pj Gubernur Tekankan Semangat Kemajuan

waktu baca 3 menit
Sabtu, 17 Agu 2024 20:12 129 radarkendari.id

RADARKENDARI.ID-Sabtu, 17 Agustus 2024, suasana di Halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) dipenuhi oleh nuansa kebangsaan yang kental. Di bawah sinar matahari pagi, Halaman Kantor Gubernur Sultra dipenuhi oleh para peserta upacara yang mengenakan seragam rapi, berdiri dengan sikap tegap, memancarkan semangat kebangsaan yang tak pernah pudar. Hari itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto, mengambil peran penting sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Upacara yang penuh khidmat ini dihadiri oleh berbagai elemen penting di Provinsi Sultra, termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat dan staf Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Tak ketinggalan pula hadir perwakilan dari TNI/Polri, Dharma Wanita Persatuan (DWP), para veteran, dan para pelajar yang turut memeriahkan suasana upacara.

Dalam momen ini, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto menyampaikan pesan-pesan penting yang menggugah semangat kebangsaan. Ia menegaskan bahwa pada perayaan HUT ke-79 RI kali ini, bendera yang dikibarkan di Sultra merupakan bendera duplikat yang diberikan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Hal ini menjadi simbol penting, mengingat bahwa bendera duplikat tersebut baru diberikan kembali setelah sekian puluh tahun.

“Jadi kalau kita lihat, ini adalah bendera duplikat yang diberikan setelah sekian puluh tahun tidak ada. Kini diberikan ke kita, dan kita kibarkan dengan penuh kebanggaan,” ujar Andap.

Bagi Andap, bendera yang berkibar bukan sekadar simbol kebanggaan, tetapi juga menjadi pengingat akan harapan besar bagi Indonesia, khususnya Sultra, untuk terus maju dan berkembang. Ia menyampaikan harapan agar Indonesia semakin dikenal sebagai negara maju di kancah dunia, dan Sultra sebagai provinsi yang semakin sejahtera dan modern.

“Semoga semakin maju, sejahtera, dan modern. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!” ungkapnya.

Namun, di balik semangat kebangsaan tersebut, Andap juga menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi di era disrupsi ini. Menurutnya, dalam era yang serba cepat ini, semua pihak harus bergerak lebih cepat dan tanggap dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada. Ia menekankan pentingnya identifikasi terhadap masalah-masalah mendasar yang merupakan kebijakan nasional, seperti pengendalian inflasi, kemiskinan ekstrem, dan stunting.

Dalam kesempatan itu, Andap dengan bangga menyampaikan bahwa Provinsi Sultra telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam pengendalian inflasi. Saat awal ia menjabat sebagai Pj Gubernur, Sultra berada di peringkat dua dalam hal inflasi. Namun, dengan kerja keras dan komitmen bersama, kini Sultra berhasil masuk dalam 10 besar dengan angka inflasi sebesar 1,7 persen.

“Ini adalah pencapaian yang patut kita syukuri. Namun, pekerjaan kita belum selesai. Masih ada tantangan lain yang harus kita hadapi dengan penurunan yang signifikan,” ungkapnya.

Andap juga mengingatkan pentingnya komitmen dan tanggung jawab moral dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersatu hati dan pikiran, serta memberikan pengabdian terbaik bagi Indonesia, khususnya Sulawesi Tenggara.

“Harus ada komitmen, tanggung jawab moral. Ini adalah tugas kita bersama. Mari kita satukan hati dan pikiran kita, berikan pengabdian yang terbaik bagi Indonesia, bagi Sulawesi Tenggara. Semoga semakin maju, sejahtera, dan modern,” tutupnya. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA