RadarKendari.id, Kendari – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) semakin aktif menjalin sinergi holding ultra mikro (UMi) dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Pegadaian dengan melakukan pemberdayaan melalui program pelatihan yang diberikan kepada wanita pra-sejahtera yang diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara kepada 1.000 nasabah PNM Mekaar.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) ini dilakukan untuk sosialisasi dan pelatihan nasabah PNM yaitu PKU Akbar.
Pemimpin PT PNM Cabang Kendari, Salim mengungkapkan bahwa kegiatan PKU Akbar ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui program PKU berupa pelatihan literasi keuangan, digital, dan usaha.
“Jadi, peserta mendapatkan sosialisasi yang sangat bermanfaat sehingga peserta difasilitasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB),” ungkap Salim di Kendari, Selasa (13/6).
Salim mengatakan, pelatihan yang diberikan adalah digitalisasi dengan memanfaatkan aplikasi PNM Digi, serta manfaat menabung di Bank, peserta juga didampingi untuk membuka Tabungan Simpedes UMi, serta Tabungan Emas, dan menjadi agen BRI Link.
Salim menuturkan, PNM melalui program PKU, memberikan pelatihan yang diberikan juga bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah yang bertujuan mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya memiliki perijinan usaha (NIB).
“Dengan NIB bagi pelaku usaha ultra mikro maka legalitas usahanya terjamin sehingga dapat meningkatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan, peluang mendapatkan pelatihan, dan kesempatan mengikuti pengadaan barang atau jasa pemerintah yang bisa menambah kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Selain itu, Salim mengatakan, kegiatan ini juga mendukung para Nasabah untuk digitalisasi agar usaha nya terus berkembang pesat di pasar online dan pemasaran nya semakin luas. Dengan harapan kedepan pelatihan ini bisa menjadi contoh serta inspirasi bagi nasabah lainnya.
“Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengembangan usaha UMKM binaan PNM dari segi mengelola keuangan, digital, dan usahanya. Dalam hal itu, kami juga berharap agar para peserta pelatihan dapat naik kelas dan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga” kata Salim.
Dia menambahkan, sebagai informasi, hingga 31 April 2023 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp23,05 triliun kepada nasabah PNM Mekaar yang berjumlah 14.551.096 juta nasabah secara nasional.
“Saat ini PNM memiliki 62 Cabang, 3.800 kantor unit layanan PNM Mekaar dan 645 kantor unit layanan PNM ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 513 Kabupaten dan Kota, serta terdapat di 6.664 Kecamatan,” tutup Salim. (Red)
Tidak ada komentar