PT Agri Cassava Makmur Buka Lowongan Kerja Panen dan Terima Pasokan Singkong Petani Sulawesi Tenggara

waktu baca 2 menit
Kamis, 23 Jul 2026 22:47 255 redaksi

KONAWE SELATAN – Peluang ekonomi dan lapangan kerja baru terbuka lebar bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra).

Industri pengolahan tepung tapioka berbasis ubi kayu (singkong) di Desa Arongo Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara kini sedang membutuhkan ratusan tenaga kerja untuk panen Ubi serta pasokan bahan baku pasca penandatanganan kerja sama ekspor.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan silaturahmi antara pejabat daerah dan perwakilan perusahaan PT Agri Cassava Makmur, Nurasifa, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sultra.

Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan bahwa mereka sedang panen di lahan seluas 150 hektar guna memenuhi permintaan ekspor tepung tapioka ke Dalian, Tiongkok (China).

Setelah sebelumnya sudah mengirimkan dua kontainer sebanyak 40 ton tepung tapioka dan kini perusahaan sedang mengekspor 17 kontainer sebanyak 340 ton tepung tapioka.

Untuk mendukung proses produksi hingga pengiriman tersebut, PT Agri Cassava Makmur memerlukan tenaga kerja untuk panen dalam jumlah cukup besar.

“Masalahnya kami kekurangan tenaga kerja untuk panen Ubi , kami membutuhkan sebanyak-banyaknya tenaga untuk panen” ujar Nurasifa dalam keterangannya.

Peluang kerja ini menawarkan potensi penghasilan yang terbilang tinggi bagi pekerja yang gigih.

“Upah perton ubi yang di cabut sebesar Rp 200.000. Biasanya kami menggunakan cara per kelompok dengan sistem borongan. Upah yang bisa di dapat rata-rata Rp. 200.000 sampai Rp.400.000 per orang dalam 1 hari (tergantung keaktifan/kecepatan kerja kelompok) dan juga upah langsung di bayarkan sehari setelah mereka bekerja.

Selanjutnya, Fasilitas Tambahan: Pihak perusahaan menyediakan fasilitas basecamp (tempat tinggal) di lahan serta bantuan beras 0,5 kg per hari per orang secara gratis tanpa memotong gaji.

Bagi masyarakat yang berminat mengambil peluang kerja ini, dapat menghubungi pihak perusahaan.

Selain menyerap tenaga kerja panen, pabrik juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi petani maupun masyarakat Sultra yang ingin menyuplai ubi kayu/singkong segar dalam jumlah besar perusahaan siap menampung.

Harga pembelian ubi kayu di pabrik menyesuaikan dengan harga pasar, di mana saat ini berada pada kisaran Rp1.250 per kilogram.

Langkah investasi dan penyerapan tenaga kerja ini mendapat apresiasi penuh dari pemerintah daerah karena dinilai mampu menciptakan lapangan kerja langsung dan mendorong percepatan ekspor Sultra.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA