Kendari-
Dalam mengakhiri tahun ini, Sulawesi Tenggara (Sultra) bisa merayakan pertumbuhan positif di sektor pertanian. Data terbaru menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2023, sektor pertanian di wilayah Bumi Anoa terus berkembang, memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sulawesi Tenggara, La Ode Rusdin Jaya, mengumumkan capaian positif sektor pertanian di wilayah tersebut hingga akhir tahun 2023. Berdasarkan data sensus pertanian, produktivitas padi mencapai 41,55 Kw/ha, menunjukkan peningkatan sebesar 2,6% dibandingkan tahun 2022.
Penyerapan tenaga kerja pertanian juga meningkat menjadi 31,92%, dengan lapangan usaha pertanian tetap mendominasi sektor pekerjaan di Sulawesi Tenggara.
Selain itu, pada bidang prasarana, beberapa langkah penting telah diambil, termasuk perbaikan infrastruktur pertanian dan pembangunan jaringan irigasi di beberapa sentra produksi tanaman pangan. Proyek pembangunan/peningkatan jalan usaha tani dan sumur bor di berbagai daerah serta bantuan pupuk organik mendukung keterbatasan pupuk bersubsidi.
Dalam upaya meningkatkan SDM penyuluh dan petani, dilakukan sekolah lapang, penilaian kelas kemampuan kelompok tani, dan program seperti SIMURP dan READSI. Bidang tanaman pangan mendapat perhatian khusus dengan rakor penyusunan data produksi, penangkaran benih, monev El Nino, biofrotifikasi, dan penerapan Integrated Farming System di Kabupaten Konawe.
Selain itu, di bidang peternakan, kegiatan vaksinasi penyakit mulut dan kuku serta surveilans penyakit hewan menular strategis menjadi fokus, menunjukkan komitmen pemerintah terhadap sektor peternakan.
“Beragam langkah strategis dalam mendorong peningkatan pertumbuhan sektor pertanian dan peternakan untuk kesejahteraan masyarakat terus kami lakukan sesuai arahan Pj Gubernur Sultra,”kata Rusdin
Ia pun memastikan Surplus pada sektor pertanian akan memberi jaminan stok pangan akan tetap terjaga jelang natal 2023 dan tahun baru 2024.
“Kami tentu akan terus berkomitmen dalam meningkatkan produkai dan produktivitas di sektor tanaman pangan, serta peningkatan populasi ternak, juga produksi daging dan telur di Sultra,”ujarnya.
Dengan demikian, refleksi akhir tahun ini membawa optimisme dan semangat baru bagi Sultra, terutama dalam menghadapi masa depan yang penuh potensi di sektor pertanian.
” Dengan terus menerapkan inovasi, kebijakan yang mendukung dan kolaborasi yang kuat, Sultra memiliki peluang besar untuk dapat terus meningkatkan sektor pertanian dan peternakan. Bahkan sektor pertanin dan peternakan akan terus di dorong agar dapat terus berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sultra,”pungkasnya.
Tidak ada komentar