Pemkot Kendari Raih Penghargaan Dilan Award 2023

waktu baca 5 menit
Rabu, 1 Nov 2023 23:51 108 radarkendari.id

Kendari – Pemerintah Kota Kendari didapuk sebagai Duta Literasi dan inklusi Keuangan (Dilan) Award 2023 oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (27/10/2023). Penghargaan tersebut diberikan karena Pemkot dinilai berperan aktif dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kota Lulo.

Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala bersama jajaran sempatkan foto bersama usai menerima penghargaan Dilan Award 2023 dari OJK.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala menyambut baik penghargaan yang diberikan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras semua pihak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Ia mencontohkan, dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kota Kendari, pihaknya mendorong seluruh pasar tradisional untuk bertransaksi menggunakan Quick Response Indonesian Standar (QRIS).

“Penerapan QRIS di pasar bekerja sama dengan BI (Bank Indonesia), OJK, Kadin (Ke Dagang dan Industri), dan beberapa elemen terkait lainnya. Tujuannya agar bagaimana masyarakat bisa bertransaksi dengan cepat dan aman serta yang paling penting agar masyarakat kita bisa melek digital,” kata Ridwansyah Taridala, usai menerima penghargaan Dilan Award 2023 dari OJK Sultra di The Park Kendari.

Selain itu, pihaknya juga saat ini tengah menerapkan transaksi digital dalam setiap transaksi pemerintah. Itu dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) Kendari Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), bahkan perpajakan yang juga menetapkan konsep digitalisasi atau e-Pajak.

“Kami yakin transaksi non tunai atau online ini juga berfungsi untuk mencegah kecurangan, khususnya pada perpajakan dan retribusi daerah. Untuk itu pemungut Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Kendari saat ini telah beralih dari tunai ke nontunai. Mudah-mudahan penghargaan ini bisa menjadi pelecut bagi kita untuk menerapkan digitalisasi diseluruh layanan termasuk soal transaksi keuangan,” pungkasnya.

Kinerja TPKAD Diapresiasi OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kendari. Rapat ini dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Pemkot Kendari bersama Baznas dan Bank Sultra tentang program Iyamo Mombarasaya’i Rentenir fasilitas modal kerja bagi usaha mikro (UMK) Kota Kendari.

Pemerintah Kota Kendari melalui TPKAD bermitmen mewujudkan transaksi keuangan digital di Kota Kendari.

Asisten 2 Setda Kota Kendari Susanti mewakili Pj Wali Kota Kendari mengungkapkan, pembangunan yang berkelanjutan saat ini sudah menjadi acuan baik dalam strategi pembangunan nasional maupun regional.

menurutnya, strategi pembangunan khususnya di daerah perlu didukung oleh akses keuangan sektor jasa keuangan secara inklusif.

“Untuk itu, Pemerintah Kota Kendari telah membentuk tim percepatan akses keuangan daerah yang di dalamnya terdapat program-program kerja yang mendorong percepatan akses keuangan kepada masyarakat Kota Kendari,” ujarnya.

Selain itu juga, dia mengatakan, industri jasa keuangan memegang peranan penting dalam perekonomian sebuah negara. Apabila aktivitas industri keuangan terganggu, maka akan menganggu aktivitas perekonomian yang sebagaimana pernah kita alami pada saat krisis ditahun 1998.

“Maka dari itu, industri jasa keuangan perlu terus dijaga agar mampu tumbuh sehat kuat sehingga mampu menjalankan fungsinya membangun perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala OJK Sultra Arjaya Dwi Raya mengapresiasi kerja dari TPKAD yang sering memberikan program-program terbaru. “Saya senang, dari beberapa tim percepatan akses keuangan daerah, Kota Kendari lah yang paling gencar mengadakan rapat dan memberikan program-program,” ujarnya.

Adapun program-program yang sudah dilaksanakan tahun lalu yaitu Saguku, Kejar Tuntas dan Aman. Untuk diketahui, pertumbuhan perekonomian di Kota Kendari pada tahun 2022 sebesar 5,53 persen mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 3,86 persen.

Mendukung Penguatan Governance dan Penegakan Integritas Sektor Jasa Keuangan

Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus mendorong penguatan governance dan penegakan integritas sektor jasa keuangan dalam upaya terciptanya stabilitas, pertumbuhan dan penguatan di sektor jasa keuangan yang memberikan manfaat bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kota Kendari.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu (kanan) menyerahkan cinderamata kepada perwakilan OJK usai sosialisasi dan edukasi peningkatan kinerja sektor industri jasa keuangan.

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengatakan, pembangunan berkelanjutan saat ini telah menjadi acuan dalam strategi pembangunan nasional dan regional.

Untuk mendukung strategi tersebut, kata Pj Wali Kota Kendari, perlu didukung dengan akses jasa keuangan, dengan harapan menghadirkan peluang peningkatan ekonomi baru dan menghadirkan akses keuangan bagi lapisan masyarakat.

“Kita tau bersama bahwa, industri jasa keuangan memegang peranan penting dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang baru saja melanda bangsa dan dunia,” ujar Pj Wali Kota Kendari.

Pj Wali Kota Kendari mengakui bahwa, produk jasa keuangan memiliki manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan bahwa, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 mencapai 5,53 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 3,86 persen“Kondisi ini memberikan suatu harapan optimisme yang besar bagi kita semua untuk segera bangkit,” harapnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Kendari juga telah membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) untuk mendorong percepatan akses keuangan daerah bagi masyarakat Kota Kendari.

Dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, Pemkot Kendari juga telah mengembangkan program untuk mendukung tata kelola keuangan yang baik untuk menciptakan ekosistem yang sehat seperti Kejar Amanah yaitu satu rekening satu pelajar generasi muslim cerdas keuangan tanpa sampah.

“Ini adalah salah satu program prioritas kota saat ini, bagaimana mewujudkan Kota Kendari yang bersih, nyaman untuk dihuni oleh semua warga termasuk tamu-tamu yang datang di Kota Kendari,” jelasnya.

Selain itu terdapat program menabung syariah yang juga berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia dan Bank Muamalat.

Terdapat juga program satu rekening dorong inklusi keuangan untuk rumah ibadah atau sedekah. Program ini untuk mendorong kemudahan transaksi keuangan. Untuk diketahui dalam kegiatan ini, hadir juga Asisten II Setda Kota Kendari, Jahudding bersama Inspektur Kota Kendari, Sri Yunita.

(ADV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA