Rutan Salemba Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

waktu baca 3 menit
Selasa, 1 Okt 2024 17:10 111 radarkendari.id

Kepala Rutan Salemba, Agung Nurbani saat memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (01/10/2024).

Jakarta Pusat,RADARKENDARI.ID – Tepat pada 1 Oktober 2024, suasana khidmat menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat atau Rutan Salemba. Para pejabat dan pegawai rutan berkumpul untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Upacara peringatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Agung Nurbani, di halaman Rutan Salemba, Selasa (01/10/2024).

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Yoseph Jhon Ferry bersama personelnya juga nampak khidmat mengikuti jalannya upacara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tahunnya selalu menjadi momen berharga bagi seluruh komponen bangsa untuk kembali merenungkan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila. Tahun ini, upacara di Rutan Salemba berlangsung dengan penuh makna, tidak hanya sekadar seremonial tetapi juga sebagai sarana refleksi dan penguatan semangat persatuan bangsa dalam menghadapi tantangan ideologis yang kerap muncul.

Dalam pesannya, Kepala Rutan Salemba, Agung Nurbani menekankan pentingnya mengingat kembali jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Upacara ini bukan sekadar simbol, tetapi pengingat akan pengorbanan para pahlawan Kusuma Bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi bangsa ini,” kata Agung.

“Kami berharap mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan semangat mereka terus menginspirasi kita dalam menjaga keutuhan bangsa,” sambungnya.

Tema yang diusung dalam peringatan tahun ini adalah Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas. Tema ini mencerminkan komitmen kolektif untuk tetap memegang teguh Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara.

Termasuk, menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas sebagai pembina warga binaan.

Menurut Agung, Pancasila juga adalah tonggak utama yang menyatukan keberagaman Indonesia di tengah tantangan-tantangan ideologi yang mengancam persatuan.

Terpisah, Kepala Pengamanan Rutan Selamba, Yoseph Jhon Ferry menambahkan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan bagi masyarakat di luar tembok penjara, tetapi juga memiliki peran krusial dalam proses pembinaan dan rehabilitasi di lingkungan pemasyarakatan.

“Pancasila adalah pedoman yang mengajarkan toleransi, keadilan, dan kemanusiaan. Kami berharap WBP dapat menjadikannya sebagai prinsip yang membimbing mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pemasyarakatan,” kata Yoseph.

Dalam proses rehabilitasi, lanjut Yoseph, para WBP diajarkan untuk menghayati nilai-nilai Pancasila agar mereka dapat memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. “Proses ini menjadi bagian penting dari pembinaan moral yang dilakukan di Rutan Salemba,”ujarnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Rutan Kelas I Jakarta Pusat ini sekaligus menjadi simbol bahwa semangat persatuan dan kesatuan bangsa tetap bisa dipupuk di mana saja, termasuk di lingkungan pemasyarakatan, di mana proses rehabilitasi moral dan ideologi berlangsung. (adm)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA