Sampaikan Permohonan Maaf kepada Wartawan dan PWI, Hotman Paris Jelaskan Kronologi Kejadian

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Jul 2026 13:17 108 redaksi

RADAR KENDARI — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara resmi menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) serta para insan pers di seluruh Indonesia.

Permohonan maaf ini disampaikan menyusul insiden ucapan emosional yang sempat dilontarkannya saat konferensi pers penanganan kasus di Jakarta.

Melalui pernyataan resminya, Hotman mengklarifikasi bahwa ucapannya yang sempat beredar di media massa tidak dapat dipahami secara utuh jika hanya dikutip pada bagian akhirnya saja tanpa melihat konteks kejadian secara menyeluruh.

“Saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Dirpidum/Polda yang mengatakan ‘Lu punya otak enggak sih’. Namun, perlu saya jelaskan yang dikutip oleh media hanya bagian akhirnya, tidak secara utuh,” ujar Hotman Paris melalui Vidio berdurasi 2 menit 7 detik yang diterima media, Senin (20/07/2026).

Hotman menjelaskan bahwa situasi emosional tersebut dipicu oleh rangkaian pertanyaan dari wartawan yang terus mendesaknya mengenai hal-hal di luar kapasitas hukum yang dimilikinya.

Ia menceritakan bahwa wartawan pertama menanyakan apakah instansi terkait memiliki agenda terselubung (hidden agenda) tertentu.

Atas pertanyaan tersebut, Hotman telah menjawab secara tegas bahwa ia tidak mengetahui hal itu dan tidak memiliki kapasitas untuk memberikan tanggapan.

Namun, sebelum ia selesai memberikan penjelasan, wartawan kedua kembali melempar pertanyaan serupa dan menanyakan apakah instansi tersebut melakukan kecurangan.

“Akhirnya saya emosi karena sudah bolak-balik saya tidak tahu. Lalu saya jawab, ‘Kamu punya otak enggak sih? Maksudnya saya sudah jawab tadi saya tidak tahu’. Sifat saya tidak mungkin untuk menjawab apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” jelasnya.

Terlepas dari kronologi dan tekanan situasi saat itu, Hotman menegaskan bahwa ia sangat menghargai profesi wartawan dan tidak pernah berniat untuk merendahkan insan pers.

Selama ini, ia mengaku selalu menjalin hubungan kerja dan komunikasi yang erat dengan para jurnalis.

“Terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional. Tetap saya menyatakan minta maaf kepada wartawan tersebut maupun kepada organisasi wartawan di seluruh Indonesia. Selama ini saya sangat dekat dengan semua wartawan. Sekali lagi, tidak ada niat apa pun,” tutup Hotman.

Editor : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA