Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meninjau pelaksanaan gerakan pangan murah di Kota Kendari beberapa waktu lalu. RADARKENDARI.ID – Kendari, Sulawesi Tenggara – Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Ketapang berencana menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di dua lokasi strategis untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok.

Kegiatan rutin ini akan dilaksanakan di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Abeli pada Rabu, 9 Juli 2025, dan di Kawasan Jembatan Kuning, Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli pada Kamis, 10 Juli 2025.
Kepala Dinas Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan.
Kelurahan Rahandouna dipilih karena kepadatan penduduknya dan belum pernah menjadi lokasi GPM sebelumnya, serta atas saran dari para distributor.
Sementara itu, Kawasan Jembatan Kuning dipilih karena aksesibilitasnya yang baik bagi masyarakat di wilayah pesisir yang meliputi sekitar 5-6 kelurahan.
“Kita coba laksanakan di kawasan Rahandouna karena padat penduduk dan belum pernah kita gelar kegiatan ini sebelumnya. Sedangkan di Jembatan Kuning, karena banyak masyarakat pesisir yang tinggal di sana,” ujar Abdul Rauf, Senin (07/07/2025).
Rauf menambahkan, GPM ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Kendari. Dalam kegiatan ini, Dinas Ketapang bekerja sama dengan beberapa distributor pangan lokal untuk menyediakan berbagai komoditas penting, antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, cabai, bawang merah, bawang putih, dan kebutuhan pangan lainnya dengan harga terjangkau.
“Kami harap melalui gerakan pangan murah ini dapat meringankan beban masyarakat di tengah adanya kenaikan harga beberapa komoditas pangan beberapa waktu terakhir,” pungkas Abdul Rauf.
Penulis : Agus Setiawan
Tidak ada komentar