Tidak Ada Pengaturan Naik-Turun Penumpang, Depan Pelabuhan Nusantara Kendari Macet Parah

waktu baca 2 menit
Rabu, 22 Apr 2026 13:56 163 radarkendari.id

KENDARI – Arus lalu lintas di depan Pelabuhan Nusantara Kendari mengalami kemacetan cukup parah pada Rabu (22/04/2026) siang (sekitar pukul 12.45 WITA).

Kemacetan ini dipicu oleh tidak adanya pengaturan yang jelas terhadap aktivitas angkutan penumpang, baik saat menaikkan maupun menurunkan penumpang di area tersebut.

Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan angkutan umum dan mobil pribadi terlihat berhenti sembarangan di badan jalan tepat di depan pintu masuk pelabuhan. Kondisi ini menyebabkan penyempitan ruas jalan dan memperlambat arus kendaraan yang melintas.

Ketua Asosiasi Driver Pelabuhan Kendari, Sahidin, mengatakan bahwa kemacetan tersebut sudah sering terjadi, terutama pada jam-jam sibuk kedatangan dan keberangkatan kapal.

“Masalah utamanya karena tidak ada pengaturan khusus untuk angkutan yang naik dan turunkan penumpang. Semua berhenti di depan pelabuhan, jadi menumpuk di satu titik,” ujar Sahidin.

Ia menambahkan, kondisi ini diperparah dengan minimnya petugas yang mengatur lalu lintas di sekitar area pelabuhan, sehingga pengendara cenderung berhenti sesuka hati tanpa memperhatikan dampaknya terhadap arus kendaraan lain.

Menurut Sahidin, pihaknya telah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada solusi konkret yang diterapkan.

“Kami berharap ada penataan, misalnya dibuatkan jalur khusus atau kantong parkir untuk angkutan. Kalau dibiarkan terus, kemacetan seperti ini akan terus berulang,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan salah seorang warga, Rudi, yang mengaku kerap terjebak macet saat melintas di kawasan tersebut.

“Setiap lewat sini pasti macet, apalagi siang hari. Kendaraan banyak berhenti di depan pelabuhan, jadi jalan sempit dan susah lewat,” keluh Rudi.

Kemacetan di depan Pelabuhan Nusantara Kendari tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas penumpang kapal yang hendak berangkat maupun tiba di pelabuhan.

Masyarakat dan para pengemudi berharap pemerintah daerah serta instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk melakukan penataan dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut demi kelancaran dan kenyamanan bersama.

Penulis : Agus Setiawan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA