Kadis PUTR Buteng, Muhammad Said. Labungkari – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) tahun ini, Keciprat dana Instruksi Presiden (Inpres) sebesar 33 Miliar. Dana tersebut diperuntukan untuk peningkatan jalan.
Hal ini disampaikan langsung, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buteng, Muhammad Said, usai dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (12/6).
Ia menyatakan anggaran yang bersumber dari APBN itu berkat intervensi atau bantuan dari Wakil Ketua Komisi V, DPR RI, Ridwan Bae bersama Bappenas maupun Balai jalan.
Tentunya juga, atas bantuan tersebut, Said mengucapkan banyak terimakasih. Apalagi adanya dana Inpres ini sangat membantu peningkatan jalan yang ada di daerah bertajuk negeri seribu gua.
“Atas nama Pemkab Buteng dan pribadi kami ucapkan banyak terimakasih atas segala kepercayaannya. Sehingga tahun ini, Buteng Keciprat dana inpres sebesar 33 Miliar,” ujarnya.
Selanjutnya, Said menjelaskan adapun peruntukan dana Inpres ini akan fokuskan di jalan poros Liana Banggai – Kacembungi dengan panjang jalan kurang lebih 10 Kilo Meter (Km). Dimana pelaksanaan nya dalam waktu dekat ini mulai dikerjakan.
“Tahun ini dikerjakan. Untuk lokasi dipusatkan di jalan poros Liana Banggai – Kacembungi (dua jalur). Dengan panjang jalan kurang lebih 10 Km,” ucapnya.
Said menuturkan, lokasi jalan yang bakal dikerjakan tentu sangat berdampak positif bagi kemajuan pariwisata Buteng. Dimana akses jalan yang bakal dikerjakan tersebut terhubung langsung dengan pantai mutiara.
“Yang jelas, ketika jalan poros Liana Banggai – Kacembungi sudah teraspal, otomatis pariwisata kita dalam hal ini pantai mutiara bakal mengalami kemajuan karena akses jalannya tidak lagi dikeluhkan oleh masyarakat,” tuturnya.
Terakhir, Said juga berharap kedepan bisa kembali mencoba memanfaatkan dana di luar APBD lewat berbagai program nasional. Tentu langkah ini akan membantu terlaksananya percepatan pembangunan meskipun dengan keterbatasan anggaran daerah.
“Komunikasi inilah yang akan terus kita lakukan bersama dengan pemerintah pusat. Sehingga progres pembangunan kedepannya kita tidak hanya berharap di APBD saja. Tetapi kita bisa mendapatkan kucuran dana dari APBN,” ungkapnya. (RK)
Tidak ada komentar