Wali Kota Siska Imran Tegaskan Penanganan Stunting di Kendari Tak Bisa Berjalan Sendiri

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Agu 2026 18:16 23 redaksi

RADAR KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menegaskan pentingnya penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) serta sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai kunci utama dalam mempercepat penanganan, pencegahan, dan penurunan angka stunting di Kota Kendari.

Instruksi tegas tersebut disampaikan Wali Kota Siska saat membuka kegiatan Advokasi dan Promosi Bangga Kencana oleh Pokja kepada Stakeholder terkait Gerakan Orang Tua Asuh serta Penguatan Tim Pendamping Keluarga Tingkat Kota Kendari Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (26/8/2026).

Dalam sambutannya, Siska menyoroti keberadaan TPK sebagai garda terdepan pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

TPK dinilai memiliki peran vital dalam memberikan pendampingan intensif kepada keluarga, terutama yang masuk dalam kategori berisiko melahirkan anak stunting.

“Stunting ini bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi merupakan indikator kekurangan gizi kronis yang dapat berdampak terhadap kualitas kehidupan seseorang, baik dari aspek kesehatan, pendidikan maupun produktivitas di masa dewasa,” tegas Siska.

Ia menambahkan bahwa masalah stunting merupakan ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) serta daya saing daerah maupun bangsa di masa depan.

Oleh karena itu, penanganan stunting tidak bisa digarap secara parsial atau dibebankan semata kepada sektor kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

Kerja sama solid inter-sektoral dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan melalui Gerakan Orang Tua Asuh diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kota Kendari bebas stunting.

EDITOR : AGUS SETIAWAN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA