Kalla Toyota menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pemeriksaan kesehatan gratis. RADARKENDARI.ID – Makassar, Sulawesi Selatan – Kalla Toyota menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan, termasuk mereka yang telah memasuki masa purnabakti, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berupa pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh di Wisma Kalla Saoraja Ballroom, pada Jumat, 12 September 2025. Ratusan pensiunan pegawai Kalla Toyota turut serta dalam acara ini.
Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial Kalla Toyota atas dedikasi para purnabakti yang telah memberikan waktu dan tenaganya.
Dalam acara ini, mereka mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah, gula darah, hingga sesi konsultasi kesehatan.
Bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam (RSI) Faisal, program Medical Check Up ini bertujuan agar para purnabakti mengetahui kondisi kesehatan mereka saat ini.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong para peserta untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan masing-masing.
“Saat ini, RSI Faisal sudah resmi bergabung dengan Kalla Group secara sistem. Oleh karena itu, di tahap pertama ini, kami mengundang 100 orang yang terdiri dari pensiunan serta masyarakat sekitar yang aktif dalam kegiatan sosial bersama Kalla Toyota,” ungkap Muhammad Syauki, People General Manager Kalla Toyota, dalam sambutannya.
Program CSR tahunan Kalla Toyota ini direncanakan akan dilanjutkan setiap tahunnya, dengan target ekspansi ke provinsi-provinsi di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.
Selain pemeriksaan kesehatan, RSI Faisal turut menawarkan program-program khusus bagi karyawan dan pensiunan Kalla. Salah satunya adalah Program Sijaga (Jemput Pasien Gawat Darurat) yang menggunakan fasilitas dari RSI Faisal.
Layanan Sijaga ini berlaku 24 jam di wilayah Kota Makassar dan dapat diakses melalui call center RSI Faisal di nomor 081141700733.
Selain itu, ada juga program penjemputan pasien cuci darah dari rumah ke rumah sakit, serta pengantaran kembali bagi pasien yang tidak memiliki kendaraan.
Editor : Agus Setiawan
Tidak ada komentar